PKK Jabar Tebar 30 Ribu Kacamata Gratis, Intervensi Masalah Kesehatan yang Terabaikan

Masalah gangguan penglihatan selama ini kerap luput dari prioritas kebijakan sosial. Padahal, bagi anak sekolah hingga masyarakat miskin, penglihatan yang terganggu kerap menjadi pintu awal ketertinggalan pendidikan, produktivitas, bahkan kemiskinan struktural.

PKK Jabar Tebar 30 Ribu Kacamata Gratis, Intervensi Masalah Kesehatan yang Terabaikan
Di titik inilah intervensi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Jabar mengambil peran strategis. Bertepatan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, TP PKK Jabar membagikan 30 ribu kacamata gratis bagi anak sekolah dan masyarakat dewasa di seluruh wilayah Jawa Barat. (yuliantono)

INILAHKORAN.ID - Masalah gangguan penglihatan selama ini kerap luput dari prioritas kebijakan sosial. Padahal, bagi anak sekolah hingga masyarakat miskin, penglihatan yang terganggu kerap menjadi pintu awal ketertinggalan pendidikan, produktivitas, bahkan kemiskinan struktural.

Di titik inilah intervensi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Jabar mengambil peran strategis. Bertepatan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, TP PKK Jabar membagikan 30 ribu kacamata gratis bagi anak sekolah dan masyarakat dewasa di seluruh wilayah Jawa Barat.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi TP PKK Jabar dengan Lions Club Wilayah 1 Distrik 307B2 Jawa Barat serta Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Jawa Barat yang secara khusus menyasar kelompok rentan dengan keterbatasan akses layanan kesehatan mata.

Ketua TP PKK Jabar Siska Gerfianti menegaskan, HKG ke-53 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas dampak nyata gerakan PKK melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

“Peringatan HKG ke-53 memberi makna bahwa karya bakti kita dalam mencapai tujuan gerakan PKK melalui pelaksanaan 10 program PKK memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui pemeriksaan mata dan pembagian kacamata graris bagi anak sekolah maupun orang dewasa,” ujar Siska dalam keterangannya, Kamis 18 Desember 2025.

Menurutnya, tema Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas yang dipilih dalam HKG ini, untuk menegaskan posisi PKK sebagai kekuatan sosial yang bekerja dari tingkat paling dasar, yakni keluarga.

Ia menekankan peran kader Dasa Wisma sebagai ujung tombak yang bekerja langsung di tengah masyarakat, mendeteksi persoalan sosial, kesehatan, hingga ketahanan keluarga yang sering kali luput dari radar kebijakan formal.

Tak berhenti pada pembagian kacamata, rangkaian HKG ke-53 juga memperlihatkan wajah lain kerja PKK yang bersifat responsif terhadap krisis sosial. TP PKK Jabar tercatat melakukan kunjungan belasungkawa atas wafatnya seorang ibu muda beserta dua anaknya yang diduga bunuh diri, serta memberikan pendampingan dalam kasus Raya, balita yang meninggal akibat cacingan di Sukabumi.

Selain itu, PKK Jabar terlibat dalam bakti sosial di Pangandaran dan peresmian Jembatan Gantung Cimeta di Kabupaten Bandung Barat, akses vital yang menghubungkan sejumlah desa dan menopang mobilitas warga.

“Ini belum termasuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pengurus kelompok kerja (Pokja), mulai Pokja I sampai IV. Kami juga secara simultan berpartisipasi dalam kegiatan TP PKK Pusat, baik yang dilaksanakan di Jawa Barat maupun nasional,” tandasnya. 


Editor : Doni Ramdhani