PKS TPPAS Legoknangka Sudah Ditandatangani, Bey Machmudin Mengaku Masih Deg-degan
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengaku masih deg-degan, meski perjanjian kerja sama (PKS) pembangunan TPPAS Legoknangka, Kabupaten Bandung sudah ditandatangani.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengaku masih deg-degan, meski perjanjian kerja sama (PKS) pembangunan TPPAS Legoknangka, Kabupaten Bandung sudah ditandatangani.
Bey Machmudin menegaskan, penandatanganan PKS antara Pemprov Jabar dengan PT Jabar Environmental Solution (JES) dan Penjamin Infrastruktur (PII) di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 28 Juni 2024 menjadi langkah awal yang baik dalam penanganan sampah Bandung Raya.
Sebab, lanjut Bey Machmudin, sampah dan transportasi sudah menjadi masalah sejak dulu di Bandung Raya. Bahkan, ketika dirinya masih kecil.
"Sampah, dari saya kecil sampai jadi gubernur, belum terselesaikan juga di Bandung Raya ini. Masalah transportasi juga sama. Akhirnya Legoknangka, sejak diinisiasi 2002, setelah 22 tahun kemudian baru ada perjanjian kerjasama. Itu pun masih PKS. Saya masih deg-degan konstruksinya. Mudah-mudahan dapat lancar," ujar Bey Machmudin dalam sambutannya.
Dia pun berharap, bupati dan walikota dapat berkomitmen penuh terkait TPPAS Legoknangka, supaya masalah sampah dapat diakhiri.
Sebab jangan sampai darurat sampah kembali terjadi, kala kebakaran melanda TPAS Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat pada 2023 silam. Dimana saat itu dirinya baru menjabat sebagai Pj Gubernur Jabar, yang dihadapkan dua masalah besar yakni sampah dan transportasi.
Maka dari itu Pemprov Jabar kata Bey Machmudin, mengapresiasi semua pihak yang telah berperan aktif dalam merealisasikan pembangunan TPPAS Legoknangka, dimana pendatanganan kerjasama pada hari ini menjadi langkah awal.
"Saya yakin komitmen semua pihak TPPAS Legoknangka ini akan menjadi solusi efektif, berkelanjutan untuk mengatasi persoalan sampah di Jawa Barat," ucapnya.
Selain masalah sampah, Pemprov Jabar, lanjut Bey Machmudin juga tengah fokus mengurai masalah besar lainnya di Bandung Raya, yakni transportasi. Dimana pihaknya menargetkan elektrifikasi KRD dan kereta dapat terealisasi tahun ini.
"Kami mencoba mengelektrifikasi KRD dari Padalarang ke Cicalengka. Mudah-mudahan ini satu terobosan di bidang transportasi dan mudah-mudahan bisa terwujud tahun ini. Elektrifikasi kereta Padalarang-Cicalengka dan reaktivasi Bandung-Ciwidey dan Banjar-Pangandaran," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

