Polda Jabar Petakan Jalur Mudik Lebaran, Jalur Pansel Jadi Perhatian karena Rawan Lo

Dit Lantas Polda Jabar sudah memetakan peta kerawanan arus mudik Lebaran 2026 jelang Operasi Ketupat Lodaya

Polda Jabar Petakan Jalur Mudik Lebaran,  Jalur Pansel Jadi Perhatian karena Rawan Lo
Dit Lantas Polda Jabar memetakan peta rawan arus mudik Lebaran 2026, jalur Pansel jadi perhatian karena rawan longsor.

INILAHKORAN.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat mulai mematangkan persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dengan melakukan pemetaan dan survei jalur mudik di berbagai wilayah. 

Sejumlah jalur utama mudik Lebaran 2026, mulai dari Pantura, jalan tol, hingga jalur arteri selatan menjadi fokus pengecekan Dit Lantas Polda Jabar.

Dir Lantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, kesiapan tersebut merupakan arahan langsung dari Kapolda Jawa Barat yang sejak awal telah menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat dan berkoordinasi lintas instansi.

“Untuk persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 (mudik Lebaran), pimpinan kami, Bapak Kapolda Jawa Barat, sudah sangat luar biasa dalam mempersiapkan diri, baik secara internal maupun melalui komunikasi dengan sejumlah instansi terkait,” kata Raydian di Bandung, Rabu (11/2/2026).

Sebagai bagian dari persiapan, jajaran Polda Jabar bersama Kapolda dan sejumlah pejabat utama (PJU) melakukan peninjauan langsung ke jalur Pantai Selatan (Pansela). Peninjauan dilakukan dari wilayah Sukabumi, melewati beberapa daerah yang dilalui jalur tersebut, hingga ke Pangandaran.

Dari hasil pengecekan di lapangan, Raydian mengungkapkan masih ditemukan sejumlah titik yang belum sepenuhnya aman untuk dilalui pemudik. Salah satu perhatian utama berada di wilayah Sukabumi yang memiliki kerawanan longsor.

“Ada beberapa lokasi yang rawan longsor. Bahkan di salah satu titik, kondisi jalan sudah tergerus sekitar sepertiga badan jalan,” ujarnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kapolda Jawa Barat langsung memberikan arahan agar dilakukan koordinasi dengan pihak Pekerjaan Umum (PU) serta instansi terkait lainnya untuk segera melakukan penanganan.

“Apabila perbaikan belum bisa dilakukan secara maksimal, minimal dipasang rambu-rambu peringatan sebelum lokasi rawan tersebut,” jelas Raydian.

Dengan adanya rambu peringatan, diharapkan pemudik yang memilih jalur Pansela dari Jakarta menuju Jawa Tengah melalui Pantai Selatan dapat mengetahui kondisi jalur lebih awal dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.


Editor : Ahmad Sayuti