Polisi Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Terhadap Anak di Kegiatan Berpotensi Ricuh

Polda Jabar meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anaknya, terkait dengan kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi berujung kericuhan. 

Polisi Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Terhadap Anak di Kegiatan Berpotensi Ricuh
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai risiko berada di tengah situasi yang tidak kondusif. (dok)

INILAHKORAN.ID - Polda Jabar meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anaknya, terkait dengan kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi berujung kericuhan. 

orang tua diminta memastikan anak tidak berada di lokasi aksi yang dapat membahayakan keselamatan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai risiko berada di tengah situasi yang tidak kondusif.

"Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama," kata Hendra dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Dia bilang, penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi dan dihormati. Kendati begitu, ia menyebut anak-anak perlu mendapatkan pendampingan dan edukasi agar tidak terlibat dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan.

"Para orang tua diharapkan dapat membimbing dan mengedukasi anak-anaknya agar memahami risiko serta mengutamakan kepentingan masa depan dan keselamatan mereka," ujarnya.

Hendra meminta orang tua membangun komunikasi yang baik dengan anak. Hal itu termasuk mengetahui aktivitas dan lingkungan pergaulan anak.

"Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya, memberikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan," tuturnya.

Dia mengingatkan agar anak tidak sekadar ikut-ikutan dalam kegiatan aksi yang berpotensi membahayakan. Keselamatan anak, kata dia, harus menjadi perhatian seluruh pihak.

"Yang paling utama adalah jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan," katanya.

Dia menegaskan upaya menjaga keselamatan anak membutuhkan kerja sama antara kepolisian, keluarga, masyarakat, dan seluruh pihak.

"Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, kita bimbing dan kita edukasi untuk kepentingan masa depan mereka. Jangan sampai keinginan untuk ikut-ikutan justru membawa mereka pada situasi yang merugikan," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani