Polda Jabar dan Unpad Luncurkan Pusat Studi Kepolisian, Fokus Riset Isu Keamanan

Polda Jabar dan Unpad resmi meluncurkan Pusat Studi Kepolisian untuk memperkuat riset dan kajian akademik terkait isu keamanan serta kamtibmas di Jawa Barat.

Polda Jabar dan Unpad Luncurkan Pusat Studi Kepolisian, Fokus Riset Isu Keamanan
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Arief Sjamsulaksan Kartasasmita

INILAHKORAN.ID - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Arief Sjamsulaksan Kartasasmita resmi meluncurkan Pusat Studi Kepolisian, Kamis (20/8/2026). 

Kolaborasi strategis ini dihadirkan sebagai wadah riset dan kajian akademik untuk menyelesaikan berbagai dinamika serta isu keamanan di wilayah Jawa Barat.

Pipit menyampaikan Pusat Studi Kepolisian ini menjadi langkah konkret sinergi antara aparat penegak hukum dan akademisi. Melalui riset bersama, berbagai persoalan yang ada di masyarakat dapat dianalisis secara lebih komprehensif.

"Hari ini kami launching Pusat Studi Kepolisian. Ini kolaborasi antara pihak Kepolisian dengan Universitas Padjadjaran untuk melakukan penelitian, riset terkait permasalahan, isu-isu yang ada di Jawa Barat. Itu kita bisa lakukan bersama. Harapan ke depan bahwa kerja sama ini berjalan, dapat memberikan kontribusi terhadap situasi kamtibmas yang ada di Jawa Barat ini," ujar Pipit.

Lebih lanjut, Pipit menekankan pentingnya analisis ilmiah terhadap berbagai permasalahan lingkungan dan sosial di Jawa Barat demi menjaga stabilitas keamanan.

"Di samping itu, situasi dan kondisi lingkungan yang menjadi masalah-masalah, isu-isu yang ada di Jawa Barat ini bisa dianalisa, dilakukan penelitian oleh pihak Kepolisian bersama-sama dengan Universitas Padjadjaran. Ini yang paling penting," tegasnya.

Pipit juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas bagi institusi pendidikan lainnya di masa mendatang, mengingat ilmu kepolisian yang bersifat lintas disiplin.

"Ke depannya kita menginginkan bahwa semua perguruan tinggi yang ada di Jawa Barat itu bisa bekerja sama dengan kita semua. Karena prinsipnya ilmu Kepolisian kan interdisipliner. Jadi bisa untuk mengkaji sebuah masalah dari semua kajian ilmu yang mendukung," jelas Pipit.

Sementara itu, Rektor Unpad Prof dr Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyambut positif pembentukan pusat studi ini. Menurutnya, ini merupakan peluang besar bagi Unpad untuk berkontribusi dalam ranah akademik dan kepolisian.

"Ini suatu kesempatan yang sangat baik untuk Universitas Padjadjaran, jadi kami mendapat kesempatan untuk membangun Pusat Studi Kepolisian," kata Arief.

Arief mengungkapkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penanganan kasus atau riset umum, melainkan juga mencakup kajian mendalam terkait tata kelola di internal kepolisian.

"Jadi ini tidak hanya berbicara mengenai pengembangan bagaimana kasus-kasus didalami lebih lanjut bersama-sama atau misalkan untuk riset, tapi tadi bahkan Pak Kapolda secara simpatik juga menyampaikan apabila akan dikaji juga mengenai tata kelola Kepolisian juga itu terbuka," ujarnya.

Ia berharap pemikiran ilmiah dari civitas akademika Unpad mampu memberikan masukan konstruktif bagi transformasi kepolisian serta membawa dampak nyata bagi masyarakat.

"Apa yang kami pikirkan secara akademik nanti akan kami inputkan kepada Kepolisian sebagai bagian dari transformasi Kepolisian untuk terus-menerus, dan hal yang lain juga, hal-hal tertentu dapat menjadi satu solusi untuk masyarakat. Bagaimana nanti Kepolisian dengan akademisi bisa bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan," pungkas Arief.


Editor : Ahmad Sayuti