Polisi: Penyebab Kecelakaan Maut di Indramayu yang Tewaskan 12 Orang Masih Dianalisis
Polisi masih belum rampung melakukan penyidikan terkait kecelakaan maut di Indramayu yang menewaskan 12 orang. Hasil TAA akan keluar 2-3 hari dari Korlantas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polisi masih belum rampung melakukan penyidikan terkait kecelakaan maut di Indramayu yang menewaskan 12 orang.
Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarief menyampaikan gelar Traffic Accident Analysis (TAA) masih dilakukan bersama Korlantas Polri. Sebelumnya, sempat dibahas bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.
"Belumlah. Hasil TAA kan baru keluar 2 atau 3 hari dari Korlantas maupun dari Polda Jabar," kata Undang, Senin (13/7/2026).
Terkait jumlah korban, Undang memastikan tidak ada penambahan korban meninggal dunia. Total korban tewas masih 12 orang, dengan rincian tiga orang meninggal di lokasi kejadian dan sembilan lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Selain itu, terdapat enam korban luka ringan.
"Tetap lah, ya di 12 itu, ya 12. Di TKP 3, di rumah sakit 9. Luka ringan 6," katanya.
Undang juga menyebut seluruh korban meninggal dunia telah dimakamkan. Sementara, korban yang masih dirawat saat ini menjalani tindakan operasi karena mengalami patah tulang dan luka robek.
"Untuk korban tadi baru selesai dimakamkan untuk yang korban meninggal dunia. Kalau yang dirawat saat ini hari ini melaksanakan kegiatan operasi, karena kan ada yang fraktur tulang, ada yang robek, nah hari ini dioperasinya. Kalau yang tiga lagi itu hanya menunggu penyembuhan saja, gitu,” jelasnya.
Selain penanganan medis, kepolisian juga telah mengajukan klaim asuransi kepada Jasa Raharja bagi para korban kecelakaan. Menurut Undang, proses pencairan santunan sudah disiapkan.
Terkait pemeriksaan saksi, Undang mengatakan ada empat orang yang dimintai keterangan. Dua di antaranya merupakan sopir kendaraan wing box dan Mitsubishi Fuso, sementara dua lainnya merupakan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Yang jadi saksi itu kan 4 orang, dua orang itu driver dari wingbox sama dari Mitsubishi Fuso, termasuk mungkin dari saksi ada masyarakat yaitu penjaga warung sama yang ada di agak jauh dari TKP tapi mendengar daripada kejadian tersebut. Ada dari masyarakat lah, dua dari masyarakat, dua dari driver," katanya.
Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut. Penyebab pasti kecelakaan juga masih dalam tahap penyelidikan.
"Itu juga masih dalam penyelidikan ya," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani

