Polisi Sekat Pelajar Jabar yang Hendak Ikut Demo Buruh ke Jakarta
Polda Jabar melakukan penyekatan terhadap sejumlah pelajar Jabar yang diduga hendak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR, Kamis 28 Agustus 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polda Jabar melakukan penyekatan terhadap sejumlah pelajar Jabar yang diduga hendak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR, Kamis 28 Agustus 2025.
Sejumlah titik penyekatan pelajar Jabar disiapkan. Di antaranya perbatasan Kota Cirebon dengan Kabupaten Cirebon, Gerbang Tol masuk Cimahi, Gerbang Tol Cilameri Kabupaten Subang, Pos Lantas Exit Tol Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Gerbang Tol Soreang, Bundaran Cibiru, pintu tol di Bogor, Simpang Ciawi, serta Gerbang Pintu Tol Sumedang.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, unjuk rasa merupakan hak setiap warga negara. Namun, ia menegaskan pelajar Jabar seharusnya fokus pada kegiatan belajar di sekolah.
“Kami sudah melakukan profiling di berbagai sekolah dan memberikan imbauan. Banyak yang akhirnya tidak berangkat setelah diberikan pemahaman,” kata Hendra.
Meski demikian, masih ada sejumlah pelajar yang mencoba berangkat. Di Karawang, polisi mengamankan 44 pelajar di terminal saat hendak menuju Jakarta, serta mencegah empat pelajar lainnya di stasiun kereta api.
Menurut Hendra, langkah penyekatan dilakukan untuk mencegah aksi buruh disusupi pihak-pihak yang berpotensi menimbulkan tindakan anarkis. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang berbahaya dari pelajar yang diamankan, seperti senjata tajam, batu, hingga pakaian preman.
Polda Jabar juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Para pelajar yang terlibat terancam mendapat sanksi berat sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Sanksi ini bukan untuk menghukum semata, tetapi sebagai edukasi agar pelajar lebih fokus pada perannya. Jangan sampai ikut politik praktis,” ujar Hendra.
Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan langkah pengamanan agar unjuk rasa tetap berjalan tertib dan aman.
Editor : Doni Ramdhani

