Polres Karawang Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran Terjadi dalam Dua Gelombang
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan, puncak arus mudik Lebaran akan terjadi secara dua tahap.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan, puncak arus mudik Lebaran akan terjadi secara dua tahap.
Tahap pertama terjadi pada Jumat 13 Maret 2026 sedangkan tahap kedua akan terjadi pada Selas 17 Maret 2026.
Hal itu lantaran sebagian masyarakat ada yang memulai libur Lebaran 13 Maret dan sebagian lagi mulai libur 17 Maret hingga puncak mudik akan terjadi dua tahapan.
Fiki menuturkan, Polres Karawang sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan selama arus mudik dengan menyiapkan rekayasa lalulintas saat puncak terjadi.
Sejumlah rekayasa lalulintas seperti Kanalisasi, countraflow hingga one way. Bahkan jika kepadatan meningkat akan dibuka jalan Tol Cikampek II.
"Semua kemungkinan bisa terjadi dan kami mengatisipasi berbagai kemungkinan itu. Petugas sudah disiapkan menjalankan semua kemungkinan itu demi kelancaran arus mudik tahun ini," kata Fiki, Selasa 10 Maret 2026.
Selain itu, Polres Karawang juga sudah melakukan pemetaan titik rawan macet di jalur arteri. Setiap musim mudik jalur arteri Karawang seperti Tanjungpura, Simpang Pendeuy, Simpang Kartini, Pasar Kosambi hingga ke jalur Pantura selalu terjadi kemacetan.
"Kami sudah membentuk tim urai dan melakukan penyekatan sumbu tiga di gerbang tol Karawang Barat, Karawang Timur dan Kalihurip. Selain itu kami menyiapkan kendaraan derek untuk antisipasi jika ada kendaraan mogok," katanya.
Menurut Fiki sebanyak 1.780 petugas gabungan akan diturunkan untuk pengamanan Lebaran tahun ini. Petugas gabungan yang terdiri dari polisi, TNI , Satpol PP, Dinas Perhubungan dan relawan akan disebar di 4 pos pelayanan, 17 pos pengamanan dan satu pos terpadu.
Editor : Doni Ramdhani

