Polresta Cirebon Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Manfaatkan Sembako Terjangkau
Polresta Cirebon menggelar program Gerakan Pangan Murah. Kegiatan menjadi upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polresta Cirebon menggelar program Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini menjadi upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah potensi kenaikan harga bahan pangan.
Gerakan Pangan Murah tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, serta dihadiri sejumlah pejabat utama Polresta Cirebon dan masyarakat sekitar yang memanfaatkan program tersebut.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam Gerakan Pangan Murah tersebut dengan harga di bawah pasar. Di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp58.000, minyak goreng Rp15.000 per liter, cabai merah besar Rp4.000 per ons, cabai rawit merah Rp5.000 per ons, cabai rawit hijau Rp4.500 per ons, dan cabai merah keriting Rp3.500 per ons.
Selain itu tersedia pula daging sapi dengan harga berkisar Rp45.000 hingga Rp125.000 per kilogram, telur ayam Rp28.500, bawang putih Rp3.000 per ons, serta bawang merah Rp3.000 per ons.
Adapun total bahan pangan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut antara lain beras SPHP sebanyak 8 ton, minyak goreng 600 liter, telur ayam 100 kilogram, cabai rawit merah 100 kilogram, cabai merah keriting 100 kilogram, bawang merah 100 kilogram, dan bawang putih 100 kilogram.
"Secara keseluruhan, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini tercatat memberikan manfaat kepada 1.500 lebih warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok," ungkap
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, Minggu 15 Maret 2026.
Dia mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.
“Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok,” ujar Imara.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu menstabilkan harga pangan di pasaran. Program ini hadir untuk membantu meringankan beban masyaraka.
Dia menambahkan, melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Cirebon.
"Melalui Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Cirebon," tukasnya.
Editor : Doni Ramdhani

