Prajurit Manfaatkan TMMD untuk Kuatkan Wawasan Kebangsaan

Paham Radikalisme yang selama ini menyebar di Indonesia, disinyalir berangkat dari kurangnya pemahaman masyarakat tentang konseksus Pancasila sebagai dasar negara yang sudah final.

Prajurit Manfaatkan TMMD untuk Kuatkan Wawasan Kebangsaan
Foto: INILAH/Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta - Paham Radikalisme yang selama ini menyebar di Indonesia, disinyalir berangkat dari kurangnya pemahaman masyarakat tentang konseksus Pancasila sebagai dasar negara yang sudah final.

Untuk itu, paham-paham yang mengarah kepada radikalisme tersebut harus dicegah supaya tak meracuni generasi bangsa. Salah satunya dengan penguatan mengenai pendalaman dan pemahanan Pancasila kepada masyarakat.

Prajurit TNI AD dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0619 Purwakarta punya cara untuk memberikan pemahaman wawasan kebangsaan kepada masyarakat, seperti program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

"Penguatan wawasan kebangsaan perlu dilakukan supaya masyarakat memahami kebangsaan dengan baik. Ajaran-ajaran radikalisme pun bisa ditolak dengan sendirinya," ujar Serma Andi Martha, Anggota Koramil 1903/Darangdan, saat melangsungkan kegiatan pemahaman kebangsaan kepada warga Cisaat, Campaka.

Salah satu bahasan Serma Andi adalah mengenalkan Pancasila kepada puluhan siswa SDN Cisaat. Menurutnya, sila ke 3 dan ke 5 Pancasila yaitu Persatuan Indonesia serta Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengandung makna bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, agama dan golongan.

Dia menjelaskan, Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia harus dijaga bersama. Hal ini dengan mengamalkan sila-sila Pancasila, terutama sila ketiga yang mempunyai makna untuk persatuan bangsa indonesia.

"Sebagai warga negara Indonesia kita harus bersatu untuk kesatuan bangsa Indonesia yang merupakan negara yang memiliki banyak bangsa, ras, dan agama," jelas dia.

Dia mengatakan, sila ketiga sangatlah tercermin dari adanya sikap untuk menghargai dan menghormati sesama warga negara sehingga tercipta rasa damai dan tentram dalam hidup berbangsa sehingga dapat mewujudkan sila ke-5 yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Sementara itu, sampai saat ini doa warga mengalir untuk Satgas TMMD Kodim 0619 Purwakarta yang kini masih berjibaku menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 650 meter menghubungkan Desa Cisaat, Kecamatan Campaka dan Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu, Purwakarta.

Warga berpendapat kebersamaan dengan TNI pada TMMD 106 seperti peribahasa "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing". Seberat apapun tugas yang diemban, dengan kebersamaan warga dan TNI terselesaikan dengan ringan.

"Kami berdoa semoga program ini berjalan lancar dan sukses. Kami mewakili masyarakat Kampung Babakan Cilandak menghaturkan terima kasih. Semoga Bapak-Bapak TNI di beri kekuatan dan kesehatan di dalam melaksanakan tugas mulia ini,"ucap Karsa, warga kampung Babakan Cilandak RT 09/03 Desa Cisaat. (Asep Mulyana)


Editor : DeryFG