Presiden Prabowo Memeriksa APBN Hingga Satuan Kesembilan demi Efisiensi

Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Rabu, 22  Januari 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunjukkan komitmen luar biasa terhadap efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Presiden Prabowo Memeriksa APBN Hingga Satuan Kesembilan demi Efisiensi
Presiden Prabowo Memeriksa APBN Hingga Satuan Kesembilan demi Efisiensi

INILAHKORAN,Bandung – Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Rabu, 22  Januari 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunjukkan komitmen luar biasa terhadap Efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Presiden mengungkapkan bahwa dirinya secara langsung menyisir dan mengecek Anggaran negara hingga ke satuan kesembilan, sebuah langkah yang mungkin belum pernah dilakukan oleh Presiden sebelumnya dalam sejarah Indonesia.

"Saya terima kasih kepada tim keuangan yang telah menjalankan penyisiran, kajian terhadap Anggaran sampai serinci-rincinya, kalau tidak salah mungkin sampai satuan kesembilan kalau tidak salah,” ungkap Presiden Prabowo.

“Mungkin pertama kali dalam sejarah, ya, Presiden Republik Indonesia mengecek sampai satuan kesembilan," sambungnya.

Presiden menegaskan bahwa kecermatan dalam mengelola Anggaran bertujuan untuk mempercepat kinerja pemerintahan.

Dengan penyisiran hingga tingkat yang sangat rinci, penggunaan APBN dapat difokuskan pada prioritas utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Saudara-saudara pun mungkin tidak tahu Anggaran-Anggaran tersebut ya. Karena kita sudah lama jadi orang Indonesia. Tapi ini saya kira sesuatu yang membanggakan. Dengan demikian kita bisa bekerja dengan sangat cepat," ujar Presiden.

Presiden juga mengapresiasi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan tim keuangan yang telah menyusun dan merinci APBN dengan sangat cermat.

Ia memuji upaya tersebut sebagai langkah strategis untuk mengurangi inefisiensi dan memastikan Anggaran negara benar-benar dialokasikan untuk hal-hal yang produktif.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan