Prabowo Subianto Tegaskan Efisiensi dan Produktivitas dalam Penggunaan APBN: Ini Empat Kriteria yang Diungkap Presiden

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menekankan pentingnya efisiensi dan produktivitas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Prabowo Subianto Tegaskan Efisiensi dan Produktivitas dalam Penggunaan APBN: Ini Empat Kriteria yang Diungkap Presiden
Prabowo Subianto Tegaskan Efisiensi dan Produktivitas dalam Penggunaan APBN: Ini Empat Kriteria yang Diungkap Presiden

INILAHKORAN,BandungPresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menekankan pentingnya Efisiensi dan Produktivitas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam arahannya saat Sidang Kabinet Paripurna, Presiden menuntut seluruh jajaran menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga untuk menggunakan anggaran negara dengan bijak dan hanya untuk kepentingan yang benar-benar produktif.

"Saya terus-menerus monitor. Saya terus-menerus menuntut penghematan, Efisiensi. Saya menuntut keberanian memotong hal-hal yang tidak esensial," tegas Presiden.

Presiden Prabowo menekankan bahwa dirinya mengawasi langsung penggunaan APBN secara cermat. Ia bahkan memberikan apresiasi kepada tim keuangan yang telah bekerja keras menyisir dan mengkaji anggaran negara secara mendetail.

Dalam sidang tersebut, Presiden memaparkan empat kriteria utama yang harus dipenuhi untuk memastikan APBN digunakan secara produktif:

  1. Menciptakan Lapangan Kerja

Presiden menyatakan bahwa setiap penggunaan anggaran oleh kementerian atau lembaga harus berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja.

Langkah ini dianggap sebagai investasi penting untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  1. Produktivitas yang Terukur

Presiden menuntut agar Produktivitas dari penggunaan APBN dapat diukur secara kuantitatif.

"Berapa devisa yang dihasilkan, berapa devisa yang dihemat, semuanya harus jelas dan terukur," ujar Presiden.

Dengan demikian, setiap pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat nyata bagi negara.

  1. Mendukung Swasembada Pangan dan Energi

Presiden menekankan pentingnya APBN diarahkan untuk mencapai swasembada pangan dan energi.

"Artinya, kita harus mampu memberi makan seluruh rakyat Indonesia tanpa perlu impor. Saya berterima kasih kepada jajaran menteri yang telah melaporkan pencapaian ini," ungkapnya.

  1. Menciptakan Terobosan Teknologi

Presiden menyoroti pentingnya investasi dalam sumber daya manusia, pendidikan, sains, dan teknologi. Ia menyebut sektor ini sebagai vital untuk kemajuan bangsa.

"Pengeluaran untuk pendidikan dan inovasi teknologi adalah sesuatu yang vital dan harus kita jalankan," tambahnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan