Tak Selalu Baca Teks saat Pidato, Presiden Prabowo Ungkap Alasannya: Saya Rangkum
Presiden Prabowo mengungkap alasan mengapa dirinya tidak selalu membaca teks saat pidato.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Semua masyarakat Indonesia pastinya sudah mengetahui jika Presiden RI Prabowo Subianto sangat jarang sekali membaca teks saat tengah berpidato.
Kini Presiden Prabowo Subianto mengaku lebih memilih merangkum bahan pidato daripada membaca teks secara utuh.
Hal ini dilakukan Prabowo agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat dalam pidatonya lebih ringkas dan efisien.
"Memang saya selalu diingatkan oleh staf saya, 'Pak, pakai teks, Pak. Jangan sampai keluar dari teks.' Dan ini, teksnya bagus sekali," tutur Prabowo.
teks pidato resmi yang disiapkan staf menurut Prabowo telah dilengkapi paparan data dan grafik pendukung.
Namun, Presiden RI ini memilih merangkum materi tersebut sebelum menyampaikannya secara langsung.
Kekeliruan dalam berbicara merupakan hal manusiawi yang dapat disikapi secara terbuka dengan menyampaikan permohonan maaf saat berpidato.
Langkah merangkum isi pidato ini dilakukan Prabowo agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat lebih singkat dan efisien.
"Tapi saya kira esensinya saya rangkum, saya ringkas, dan saya sampaikan. Mudah-mudahan saya tidak salah bicara," kata Presiden.***
Editor : Irma Nurfajri

