Pria Katapang Nekat Terjun ke Citarum Gara-gara THR, Begini Pengakuan Istrinya
Zeni Febriani tak bisa menyembunyikan kesedihan. Di depan matanya, sang suami Budi Setiadi nekat terjun ke Sungai Citarum. Semua gara-gara THR alias tunjangan hari raya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang – Zeni Febriani tak bisa menyembunyikan kesedihan. Di depan matanya, sang suami Budi Setiadi nekat terjun ke Sungai Citarum. Semua gara-gara THR alias tunjangan hari raya.
Menurut Zeni Febriani (27), pada malam kejadian, dia dan Budi Setiadi berboncengan motor Yamaha Jupiter MX dari arah Kota Bandung menuju Katapang Kabupaten Bandung.
Sepanjang perjalanan keduanya terlibat pertengkaran. Pemicunya adalah ulah Budi Setiadi yang tak memberikan uang THR kepada istrinya, Zeni Febriani.
“Karena uang THR nya sudah habis untuk membayar hutang judi slot. Jadi uang untuk kebutuhan hari raya Idul Fitri sudah habis,” kata Zeni di Polsek Katapang.
Menurut Zeni, sepanjang perjalanan memang ia dan suaminya terus bertengkar. Zeni kesal karena anggaran untuk kebutuhan lebaran lenyap begitu saja.
Kemudian, setibanya di jembatan Citarum di Cilampeni sekitar pukul 19.30 WIB, suaminya itu menghentikan motor dan berjalan ke arah jembatan Citarum.
Zeni Febriani tak berdiam diri. Dia mengejar dan mencoba memegang Budi Setiadi. Tapi, sang suami tetap berontak melepaskan diri, lalu melompat hingga terbawa arus sungai Citarum.
Sampai Minggu 15 April 2023 siang, Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian mrenggunakan perahu karet. Tim juga menggunakan aqua eye dan underwater search device (UWSD) atau pendeteksi dengan sonar di dalam air.
“Sejak pukul 08.00 WIB kami melakukan pencarian. Pencarian dilakukan dengan membagi menjadi tuga tim SAR Unit (SRU),” kata Komandan Tim Rescue A Rafik, Minggu 16 April siang.
Rafik mengakui, hingga Minggu siang, pihaknya belum bisa menemukan keberadaan Budi Setiadi, apalagi nasibnya setelah lebih dari 12 jam terendam di Sungai Citarum. (dani r nugraha)
Editor : Zulfirman

