Ternyata Ini Penyebab Pria Ketapang Terjun ke Citarum, THR Habis untuk Judi Slot

Budi Setiadi, seorang warga Katapang, nekat terjun ke Sungai Citarum, gara-gara THR alias tunjangan hari raya. Apa yang jadi pemicunya?

Ternyata Ini Penyebab Pria Ketapang Terjun ke Citarum, THR Habis untuk Judi Slot
Tim SAR terus melakukan upaya pencarian Budi Setiadi, pria Katapang yang nekat terjun ke Sungai Citarum.

INILAHKORAN, SoreangBudi Setiadi, seorang warga Katapang, nekat terjun ke Sungai Citarum, gara-gara THR alias tunjangan hari raya. Apa yang jadi pemicunya?

Informasi yang diterima, Budi Setiadi, nekat melakukan hal tersebut setelah bertengkar dengan istrinya. Ketika sampai di Sungai Citarum, tepatnya di Jempatan Cilampeni pada Sabtu, 15 April malam, dia terjun bebas ke sungai dan langsung terbawa arus.

Kantor SAR Bandung mendapatkan laporan aksi Budi Setiadi yang diduga melakukan upaya bunuh diri itu, dari Babinsa Cilampeni. Dalam laporan, Budi Setiadi melakukan aksinya sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut istri korban, Zeni Febriani (27), pada malam kejadian, keduanya berboncengan motor Yamaha Jupiter MX dari arah Kota Bandung menuju Katapang Kabupaten Bandung. 

Sepanjang perjalanan, keduanya terlibat pertengkaran. Menurut Zeni Febriani, pertengkaran dipicu oleh ulah korban yang tak memberikan uang THR kepada istrinya.

“Karena uang THR-nya sudah habis untuk membayar utang judi slot. Jadi uang untuk kebutuhan hari raya Idul Fitri sudah habis,” kata Zeni dalam keterangannya di Polsek Katapang.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian mrenggunakan perahu karet. Tim juga menggunakan aqua eye dan underwater search device (UWSD) atau pendeteksi dengan sonar di dalam air.

“Sejak pukul 08.00 WIB kami melakukan pencarian. Pencarian dilakukan dengan membagi menjadi tuga tim SAR Unit (SRU),” kata Komandan Tim Rescue A Rafik, Minggu 16 April siang.

Rafik mengakui, hingga Minggu siang, pihaknya belum bisa menemukan keberadaan Budi Setiadi, apalagi nasibnya setelah lebih dari 12 jam terendam di Sungai Citarum. (dani r nugraha)


Editor : Zulfirman