Produser Film Animasi 'Merah Putih One For All' Bantah Terima Dana Rp 6,7 Miliar dari Pemerintah
Tudingan terkait dana Rp6,7 miliar untuk film Merah Putih:One For All jadi sororan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Produser film animasi “Merah Putih One For All”, Toto Soegriwo, angkat bicara terkait tudingan di media sosial yang menyebut dirinya menerima dana Rp6,7 miliar dari pemerintah untuk produksi film tersebut.
Dalam unggahan di akun X miliknya, Toto dengan tegas membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah keji.
“Kami tidak pernah menerima satu rupiah pun dana dari pemerintah, apalagi melakukan tindakan korupsi atau memanfaatkan uang haram seperti yang dituduhkan,” tegas Toto.
Ia menuturkan, tuduhan itu tidak hanya menyerang pribadinya, tetapi juga berdampak serius terhadap keluarga, termasuk istri dan anak-anaknya, yang kini mengalami tekanan mental akibat hujatan di media sosial.
Toto pun meminta masyarakat untuk tidak serta-merta mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Ia mengimbau warganet untuk menghentikan segala bentuk hujatan, fitnah, dan serangan tanpa dasar.
Lebih lanjut, Toto menjelaskan bahwa Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, juga telah memberikan klarifikasi resmi.
Irene membenarkan bahwa pihaknya memang pernah menerima audiensi tim “Merah Putih One For All”, namun pertemuan itu hanya sebatas memberikan masukan terkait cerita, karakter, visual, trailer, dan aspek kreatif lainnya.
“Beliau tidak pernah memberikan bantuan finansial maupun fasilitas produksi dalam bentuk apapun untuk film ini,” tegas Toto.
Melalui klarifikasi ini, Toto berharap publik dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya, sehingga dirinya dapat kembali berkarya dengan tenang tanpa dibayangi tuduhan yang tidak berdasar.
Editor : Firda Rachmawati

