PS Putra Jaya Pecat Pemain Usai Insiden Keras di Liga 4 Jatim, Resmi Minta Maaf ke Perseta 1970
PS Putra Jaya secara resmi memberhentikan salah satu pemainnya yang dinilai melanggar prinsip fair play.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Manajemen PS Putra Jaya Sumurwaru mengambil langkah tegas menyusul insiden pelanggaran keras yang terjadi dalam laga Liga 4 Jawa Timur babak 32 besar Zona Jatim melawan Perseta 1970.
Klub secara resmi memberhentikan salah satu pemainnya yang dinilai melanggar prinsip fair play.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat keterangan resmi bernomor PSPJ/02/05-01-2026 yang ditandatangani Ketua Harian PS Putra Jaya Sumurwaru, Gaung Andaka Ranggi P, tertanggal 5 Januari 2026.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa insiden terjadi pada pertandingan yang digelar di Stadion Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026) pukul 14.36 WIB.
Kejadian itu mengakibatkan pemain Perseta 1970 mengalami cedera dan videonya pun menuai kecaman dari warganet.
Manajemen PS Putra Jaya Sumurwaru kemudian memutuskan untuk melakukan pemberhentian kerja terhadap pemain bernama Muhammad Hilmi Gimnastiar, kelahiran Pasuruan, 15 Maret 2005, yang tercatat sebagai pemain resmi klub tersebut.
Langkah tegas ini diambil karena tindakan sang pemain dinilai tidak sesuai dengan asas sepak bola, khususnya prinsip fair play, serta melanggar koridor aturan permainan dengan melakukan tindakan kasar terhadap lawan.
Selain menjatuhkan sanksi internal, pengurus PS Putra Jaya Sumurwaru juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pihak yang dirugikan, terutama kepada tim Perseta 1970.
Manajemen berharap keputusan ini dapat menjadi pelajaran penting, tidak hanya bagi pemain yang bersangkutan, tetapi juga bagi seluruh elemen sepak bola agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
Editor : Firda Rachmawati


