PSSI Gandeng Djarum dan Pemerintah Bangun Sepak Bola Putri dari Akar Rumput: Target Piala Dunia 2031
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan komitmennya untuk membangun masa depan sepak bola putri Indonesia dari akar rumput.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan komitmennya untuk membangun masa depan Sepak Bola Putri Indonesia dari akar rumput.
Hal ini disampaikannya dalam gelaran HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 All Stars 2025 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Dalam jumpa pers seusai menyaksikan laga semifinal, Erick menyampaikan apresiasinya kepada sektor swasta yang telah memberikan dukungan konkret terhadap Sepak Bola Putri nasional, khususnya kepada Victor Rachmat Hartono, pemilik Supersoccer Arena Kudus.
“Kami apresiasi atas dukungan sektor swasta, khususnya dari pemilik Supersoccer Arena Kudus, Victor Rachmat Hartono yang memiliki kepedulian besar terhadap perkembangan Sepak Bola Putri nasional,” ujar Erick, dikutip dari ANTARA.
Erick juga mengungkapkan bahwa Victor sempat menemuinya di Doha, Qatar, demi membicarakan impian besar untuk Sepak Bola Putri Indonesia.
“Ini bukti kecintaan murni terhadap Sepak Bola Putri dan mimpinya agar Indonesia bisa menembus panggung dunia,” ungkap Erick.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari roadmap strategis PSSI yang telah disampaikan kepada FIFA dan pemerintah Indonesia, dengan target ambisius: membentuk tim nasional putri yang mampu bersaing di ajang Piala Dunia Wanita 2031.
Dari kompetisi ini, proses seleksi untuk pembentukan Timnas U16 yang akan berlaga di AFF telah mulai dijalankan.
Tak hanya dukungan dari PSSI dan Djarum Foundation, sinergi lintas lembaga juga terlihat dari kehadiran Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan. Ia turut menyaksikan langsung pertandingan dan memberikan dukungan penuh.
“Turnamen ini membuka ruang yang selama ini dominan untuk laki-laki. Anak perempuan juga punya hak yang sama untuk bertanding, berlatih, dan bermimpi,” ujar Veronica.
Ia juga menekankan pentingnya perluasan program pembinaan Sepak Bola Putri di sekolah-sekolah dan SSB (Sekolah Sepak Bola) seluruh Indonesia.
Sementara itu, Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono, menyatakan kekagumannya atas talenta-talenta muda dari luar Pulau Jawa.
“Hari ini mata saya terbuka. Ternyata putri-putri dari luar jawa tidak kalah hebatnya. Mereka layak bersaing dan tampil sejajar dengan pemain dari kota besar,” ujarnya.
Victor menilai Piala Pertiwi All Stars adalah platform penting dalam menjaring dan mengembangkan talenta Sepak Bola Putri secara merata di seluruh Nusantara.
Harapannya, sinergi yang terjalin antara PSSI, pemerintah, dan sektor swasta bisa mempercepat langkah Indonesia menuju panggung dunia.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


