Puluhan Preman Diamankan Polrestabes Bandung

Puluhan orang yang terindikasi melakukan aksi premanisme baik pemalakan dan pungutan liar, diamankan Polrestabes Bandung bersama dengan jajaran. Mereka para preman terjaring, dalam operasi Pekat Lodaya II 2025.

Puluhan Preman Diamankan Polrestabes Bandung
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menuturkan puluhan preman ini, ditangkap berdasarkan adanya keluhan serta laporan daei warga. (cesar yudistira)

INILAHKORAN, Bandung - Puluhan orang yang terindikasi melakukan aksi premanisme baik pemalakan dan pungutan liar, diamankan Polrestabes Bandung bersama dengan jajaran. Mereka para preman terjaring, dalam operasi Pekat Lodaya II 2025.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menuturkan puluhan preman ini, ditangkap berdasarkan adanya keluhan serta laporan daei warga.

"Ini komitmen kami bahwa Polrestabes Bandung tidak ada tempat buat premanisme. Hari ini kami telah menangkap kurang lebih 75 orang pereman terdiri dari pelaku pemaksaan meminta uang kepada para pedagang lapak di pasar, dan juga juru parkir liar yang memaksa minta uang terhadap parkir liar, dan juga terhadap pemalakan terhadap orang-orang," kata Budi, saat ditemui di Polrestabes Bandung, Rabu 14 Mei 2025.

Budi mengatakan, mereka yang diamankan kebanyakan tertangkap saat melakukan aksi di pasar-pasar yang ada di Kota Bandung. Polisi juga mengamankan beberapa orang yang melakukan pungutan parkir liar dengan harga yang tak biasanya.

"Ada tempat keramaian, di tempat wisata, dan juga di tempat pasar," katanya.

Budi mengatakan, kepada puluhan orang ini bakal dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Jika didapati adanya tindak pidana, ia telah instruksikan untuk dilanjutkan dengan proses hukum.

"Setelah penangkapan ini langsung akan diminta keterangan di jajanan reskrim. Jika memang terbukti ada unsur pidananya akan diproses," ungkap Budi.

"Jika memang mungkin masih apakah tindak pidana ringan ataupun masih mungkin abu-abu, mungkin agak-agak pembinaan. Maka kami pastikan dulu, habis ini dilakukan pemeriksaan," sambung dia.

Penindakan terhadap aksi premanisme ini, kata Budi, akan terus dilakukan. Masyarakat oun diminta untuk aktif melaporkan jika melihat mendengar atau menjadi korban dari aksi preman-preman tersebut.

"Dan ini bukan hanya hari ini saja, dan setiap hari nanti kita akan melaksanakan kegiatan yang sama, dan kami harapkan kepada warga kota Bandung juga melihat, mendengar dan mengetahui disitu ada premanisme, baik itu kepada para masyarakat, pemaksaan, pengancaman, meminta uang secara paksa, dan lain-lain, baik juga di lingkungan pekerjaan pabrik, silakan, tidak usah segan-segan lapor ke jajaran Polrestabes Bandung, nanti kami akan turunkan tim untuk menangkap para pelaku," katanya. 


Editor : Doni Ramdhani