Puluhan Rumah Warga dan Bangunan Perkantoran Rusak Akibat Gempa di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung

Puluhan rumah, sekolah  dan bangunan perkantoran di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi tadi pagi sekitar pukul 09.41 WIB,Rabu 18 September 2024.

Puluhan Rumah Warga dan Bangunan Perkantoran Rusak Akibat Gempa di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung
Puluhan rumah, sekolah  dan bangunan perkantoran di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi tadi pagi sekitar pukul 09.41 WIB,Rabu 18 September 2024.
Puluhan Rumah Warga dan Bangunan Perkantoran Rusak Akibat Gempa di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung
Puluhan Rumah Warga dan Bangunan Perkantoran Rusak Akibat Gempa di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung

INILAHKORAN,Soreang - Puluhan rumah, sekolah  dan bangunan perkantoran di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi tadi pagi sekitar pukul 09.41 WIB,Rabu 18 September 2024.

Camat Kertasari Heri Mulyadi mengatakan, puluhan rumah dan bangunan lainnya rusak akibat gempa yang terjadi tadi pagi. Untuk sementara ini, kerusakan terdapat di enam dari delapan desa yang ada di Kertasari. Yakni di Desa Cibeureum, Cikembang, Cihawuk, Tarumajaya,Sukapura dan Desa Neglawangi.

"Kerusakannya beragam ada yang parah, sedang dan ringan. Kalau jumlah rumah dan bangunan yang rusak untuk sementara ini puluhan yah, kami juga masih terus melakukan pendataan lapangan, " kata Heri melalui sambungan telepon, Rabu 18 September 2024.

Menurut Heri, paling banyak kerusakan terjadi di Desa Cibeureum. Termasuk Kantor Kecamatan Kertasari pun rusak lumayan parah, yakni benteng rubuh dan dinding retak-retak. Selain bangunan, ada juga kendaraan yang tertimpa reruntuhan tembok yang rubuh.

"Bangunan banyak yang rusak, termasuk Kantor Kecamatan Kertasari yang berada di Desa Cibeureum ini rusak. Bentengnya rubuh dan retak-retak. Pemukiman warga juga banyak yang rusak, untuk sementara ini baru tercatat di enam desa. Tapi bisa saja bertambah, karena kami masih terus melakukan pendataan lapangan," ujarnya. 

Sampai dengan saat ini, lanjut Heri, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun memang ada beberapa orang yang mengalami luka-luka ringan dan saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bedas dan klinik kesehatan terdekat. 

"Untuk sementara ini belum ada laporan korban jiwa. Para korban yang luka-luka sudah dibawa ke Rumah sakit, kalau jumlahnya saya belum dapat data resminya, tapi ada lah puluhan orang," katanya. 

Pasca kejadian, lanjut Heri, pihaknya mengimbau masyarakat untuk sementara tidak berlama-lama di dalam ruangan serta tetap waspada. Karena dikhawatirkan terjadi gempa susulan. 

"Untuk sementara warga akan kami siapkan tenda-tenda darurat yang didirikan di lapangan atau tempat terbuka lainnya," ujarnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti