Pupuk Kujang Rilis Produk Ritel Nitroku 16-16-16
PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) merilis produk ritel baru bagi petani. Produk itu berupa pupuk inovasi baru ini diberi nama Nitroku 16-16-16.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Purwakarta - PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) merilis produk ritel baru bagi petani. Produk itu berupa pupuk inovasi baru ini diberi nama Nitroku 16-16-16.
Direktur Komersil PKC Rita Widayati mengatakan, selama ini di perusahaannya ada unit khusus yang tugasnya melakukan pengembangan benih, pupuk dan holtikultura. Belum lama ini, unit kerja tesebut meluncurkan inovasi baru berupa pupuk Nitroku.
"Produk baru ini, merupakan pupuk NPK yang mengandung hara lengkap untuk memacu pertumbuhan tanaman," ujar Rita dalam rilis yang diterima, Kamis (2/5/2019).
Menurut dia, peluncuran inovasi baru ini sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan Nasional. Selain itu, juga turut membantu memenuhi kebutuhan pasar pupuk yang semakin berkembang.
"Pengembangan produk inovasi ini bertujuan agar usaha PKC bisa mencakup seluruh sub sistem sektor pertanian," jelas dia.
Dia menjelaskan, pupuk Nitroku 16-16-16 ini merupakan produk komplit. Dari komposisinya, meliputi keseimbangan nutrisi yang bersumber dari Ammonium Nitrogen dan Nitrat Nitrogen. Komposisi ini, menjadikan pemupukan pada tanaman lebih efisien dibandingkan pupuk NPK yang berasal dari urea/ammonum based.
"Pupuk ini, dapat digunakan sebagai pupuk dasar dan pupuk susulan pada masa vegetatif tanaman," tambah dia.
Rita kembali menambahkan, di 2019 ini pihaknya menargetkan bisa mengembangkan produk ritel sebesar 29 ribu ton untuk semua produk.
Sementara itu, General Manager Pemasaran PKC Fickry Martawisuda menambahkan, sejauh ini perusahaannya telah meluncurkan kurang lebih delapan produk ritel. Di antaranya, Pupuk cair Bion Up, Jeranti, NPK 30-6-8, KCL, Nitrea, Kuriza, Organik Excow dan Benih Padi Pareku.
"Dengan diluncurkannya Nitroku 16-16-16 ini, produk ritel kami semakin lengkap," kata dia.
Dia juga menjelaskan, peluncuran produk inovasi tersebut tidak hanya untuk mendukung kinerja perusahaan tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang.
"Saya kira pasar saat ini memang sedang membutuhkan produk-produk yang inovatif untuk menunjang usaha pertaniannya," pungkasnya. (Asep Mulyana)
Editor : Doni Ramdhani

