PUTR Kota Tasikmalaya Angkut 6 Kubik Sampah dari Sungai dan Saluran Drainase

6 kubik sampah berhasil diangkat PUTR Kota Tasikmalaya saat bersihkan sungai dan saluran drainase.

PUTR Kota Tasikmalaya Angkut 6 Kubik Sampah dari Sungai dan Saluran Drainase
6 kubik sampah berhasil diangkat PUTR Kota Tasikmalaya saat bersihkan sungai dan saluran drainase. (Foto: nunung nurohman)

INILAHKORAN.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan aksi pembersihan sungai dan saluran drainase sebagai upaya mengantisipasi genangan air di sejumlah titik rawan.

Kepala Bidang SDA PUTR Kota Tasikmalaya, Rino Isa Muharam mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan kejadian genangan yang terjadi sehari sebelumnya.

“Hari ini, 2 April 2026, kami dari Bidang SDA Dinas PUPR Kota Tasik melakukan giat pembersihan sungai yang diakibatkan oleh sampah,” ujar Rino.

Ia menjelaskan, pembersihan difokuskan di Sungai Cirombang serta drainase di Jalan Benda dan Jalan Sutisna Senjaya, yang kerap terdampak genangan saat curah hujan tinggi.

“Ini merupakan tindak lanjut dari laporan kejadian hari kemarin, untuk mengantisipasi genangan yang ada di Jalan Sutisna Senjaya. Titik yang kami sisir yaitu Sungai Cirombang dan juga drainase Jalan Benda,” jelasnya.

Dari hasil kegiatan tersebut, tim berhasil mengangkat sampah dengan volume yang cukup signifikan.

“Hasil dari giat tersebut kami mendapatkan beberapa sampah, kurang lebih sekitar enam kubik,” ungkap Rino.

Sebanyak 14 personel dari tim operasional diterjunkan dalam kegiatan pembersihan ini. Mereka bekerja membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air dan berpotensi menyebabkan banjir lokal.

Rino juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke saluran air.

“Kami berharap masyarakat dapat menjaga lingkungannya, minimal di lingkungannya sendiri tidak membuang sampah ke saluran. Dengan begitu, dapat membantu pemerintah daerah dalam mencegah terjadinya genangan,” pungkasnya.

Upaya ini menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah daerah dalam meminimalisir dampak cuaca ekstrem, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.***


Editor : Bsafaat