Dinas PUTR Kabupaten Cirebon Jamin Kecepatan dan Profesionalisme Perizinan Bangunan
Mengurus perizinan bangunan kerap dianggap rumit dan menyita waktu. Namun, anggapan itu perlahan coba dipatahkan Dinas PUTR Kabupaten Cirebon
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Mengurus perizinan bangunan kerap dianggap rumit dan menyita waktu. Namun, anggapan itu perlahan coba dipatahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon.
Kini, Dinas PUTR mengembangkan sistem digital dan komitmen percepatan layanan perizinan proses persetujuan bangunan gedung (PBG) yang dahulu dikenal sebagai IMB. Proses itu kini diklaim bisa rampung hanya dalam dua hari kerja.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon Sunanto mengatakan, cepat atau lambatnya penerbitan perizinan bangunan sangat bergantung pada kelengkapan dokumen pemohon. Jika seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan sesuai, proses perizinan tidak akan berlarut.
"Kalau berkas lengkap, prosesnya cepat. Bisa dua hari selesai," ujar Sunanto, 3 Februari 2026.
Menurutnya, seluruh permohonan PBG kini diajukan secara daring melalui Sistem Informasi Manajemen bangunan Gedung (SIMBG).
Setiap permohonan yang masuk langsung diproses dalam waktu maksimal 1×24 jam sejak dokumen diunggah. Setelah itu, berkas diverifikasi pada tahap konsultasi teknis hingga dinyatakan selesai.
"Namun, apabila ditemukan kekurangan atau kesalahan dokumen, pemohon diminta segera melakukan perbaikan agar proses dapat dilanjutkan," ungkapnya.
Lantaran hal itu, masyarakat diimbau untuk aktif memantau tahapan pengurusan PBG dengan memasukkan nomor registrasi pada laman SIMBG. Bagi pemohon yang menggunakan jasa konsultan, Sunanto menyebutkan pentingnya komunikasi yang intens.
"Perkembangan bisa ditanyakan langsung ke konsultan atau ke dinas. Kami terbuka," ujarnya.
Tak berhenti pada percepatan layanan lanjutnya, keseriusan Dinas PUTR Kabupaten Cirebon dalam membenahi pelayanan PBG juga dibuktikan melalui pemberian Consultant Awards 2026.
Penghargaan ini diberikan kepada para konsultan bangunan yang dinilai berprestasi dan profesional di masing-masing bidang.
Melalui ajang tersebut, pemerintah daerah mendorong terciptanya ekosistem perizinan yang sehat, kompeten, dan bertanggung jawab.
"Konsultan tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga akurat dan patuh terhadap ketentuan teknis.
Melalui Consultant Awards 2026, Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan arah kebijakan yang jelas," akunya.
Dia menambahkan, pelayanan perizinan bangunan harus cepat, profesional, serta berpihak pada masyarakat dan dunia usaha. Harapannya, langkah ini menjadi pemicu lahirnya layanan publik yang lebih berkualitas, sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Editor : Doni Ramdhani

