PWI Cirebon Minta Dewan Lebih Kritis Lagi

Dalam kunjungannya ke DPRD Kabupaten Cirebon PWI Cirebon meminta agar dewan sebagai legislator lebih kritis lagi

PWI Cirebon Minta Dewan Lebih Kritis Lagi
PWI Cirebon mengunjungi kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis 21 Juli 2022.

INILAHKORAN, Cirebon - PWI Cirebon  mengunjungi kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis 21 Juli 2022.

Kunjungan PWI Cirebon tersebut, tujuannya untuk membangun sinergitas dengan lembaga legislatif.  Kedatangan mereka diterima Ketua Komisi III DPRD, Anton Maulana.

Dalam kesempatan itu, PWI Cirebon  mendorong agar fungsi DPRD Kabupaten Cirebon bisa berfungsi dengan baik sesuai tufoksinya. Disamping itu, anggota dewan mau lebih kritis lagi menyikapi persoalan yang ada di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga: Bejat..7 Tahun Kakek di Cirebon Cabuli Dua Cucu Tirinya yang Masih di Bawah Umur

"Kedatangan kami ke DPRD Kabupaten Cirebon pertama untuk membangun sinergitas. Kami mempunyai fungsi kontrol sosial. Dewan juga memiliki fungsi pengawasan terhadap roda pemerintahan," kata Ketua PWI Cirebon, Alif Santosa.

Menurutnya, Kalau sikap kritis anggota dewan lemah, maka fungsi pengawasanpun akan lemah. Arif juga mengaku, banyak mendengar isu yang tidak enak, terkait adanya beberapa oknum anggota dewan yang  diduga terlibat proyek dari APBD.

"Kami juga mendengar ada beberapa oknum anggota dewan yang katanya sering mainan proyek APBD. Kalau ini terbukti, bisa bahaya juga karena aturannya kan tidak boleh," ungkapnya.

Baca Juga: Miris, Usai Diserahterimakan dari Pemprov Jabar Kondisi SOR Watubelah Cirebon Terbengkalai

Disamping itu lanjutnya, pihaknya juga menyoroti berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Cirebon. Seperti di antaranya terkait masalah pembangunan, jalan rusak dan lainnya. Bahkan kata dia, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Anton yang menerima kunjungannya dalam audiensi tersebut mengakui bahwa Kabupaten Cirebon ini unik dan dinilai tertinggal dengan daerah lain.

"Anton mengakui kalau Kabupaten Cirebon itu tertinggal. Dia mengumpamakan,  kalau daerah lain itu terang, Kabupaten Cirebon gelap. Kalau daerah lain jalannya mulus, Kabupaten Cirebon jalannya rusak. Jadi gelap dan jalan rusak itu menjadi salah satu ciri Kabupaten Cirebon,"  ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana menyampaikan, pihaknya sangat merespon positif atas kunjungan dan saran dari PWI Cirebon. Karena, aku dia, dengan sinergitas yang terjalin dengan PWI Cirebon, berkaitan informasi yang belum diketahui, pihaknya bisa mengerti.

Baca Juga: Pemkot Cirebon Masih Membuka Pelayanan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas

"Ada beberapa hal yang ditanyakan mengenai persoalan sampah, usulan dan lain-lain. Itu bagian dari sinergitas kita," ungkap Anton.

Pria yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Cirebon ini melanjutkan, atas masukan dari PWI Cirebon tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti agar permasalahan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat khususnya bisa terselesaikan.

"Kita akan tindaklanjuti apa yang disampaikan dan saran yang masuk dari PWI Cirebon. Seperti persoalan sampah pun mudah-mudahan, bulan depan di Kubangdeleg bisa dilaksanakan. Di wilayah timur dan barat nanti ada TPA jadi wilayah angkutnya bisa lebih mudah," tukasnya. (maman suharman)


Editor : inilahkoran