Rahasia Hidrasi Saat Intermittent Fasting: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh?

Intermittent fasting (puasa bergilir) telah menjadi tren kesehatan yang populer, dikenal karena manfaatnya dalam penurunan berat badan dan peningkatan kesehatan secara keseluruhan. 

Rahasia Hidrasi Saat Intermittent Fasting: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh?

INILAHKORAN, Bandung - intermittent fasting (puasa bergilir) telah menjadi tren kesehatan yang populer, dikenal karena manfaatnya dalam penurunan berat badan dan peningkatan kesehatan secara keseluruhan. 

Namun, saat menjalani puasa, penting untuk memilih minuman yang tepat untuk menjaga hidrasi dan kesehatan tubuh. 

Berikut adalah beberapa minuman yang dapat Anda konsumsi selama periode puasa.

1. Air Putih
Air putih adalah pilihan terbaik dan paling dasar. Selain menjaga tubuh terhidrasi, air tidak mengandung kalori, sehingga tidak akan mempengaruhi proses puasa. Cobalah menambahkan irisan lemon atau mentimun untuk memberikan rasa segar.

2. Teh Herbal
Teh herbal seperti chamomile, peppermint, atau rooibos adalah pilihan yang bagus. Teh ini bebas kafein dan kalori, serta dapat membantu mengurangi rasa lapar dan meningkatkan relaksasi. Pastikan untuk tidak menambahkan gula atau susu.

3. Kopi Hitam
Kopi hitam tanpa tambahan gula atau krim dapat meningkatkan metabolisme dan memberikan dorongan energi. Kafein dalam kopi juga dapat membantu mengurangi rasa lapar, membuatnya menjadi pilihan populer selama puasa.

4. Teh Hijau
Teh hijau kaya akan antioksidan dan dapat membantu meningkatkan metabolisme. Minuman ini juga dapat membantu membakar lemak lebih efektif. Konsumsi tanpa pemanis untuk menjaga efektivitas puasa.

5. Air Kelapa
Air kelapa adalah sumber elektrolit alami yang baik dan dapat membantu menjaga hidrasi. Namun, karena mengandung kalori, sebaiknya dikonsumsi dengan bijak dan hanya jika Anda merasa sangat dehidrasi.

6. Minuman Berbasis Cuka Sari Apel
Campuran cuka sari apel dengan air dapat membantu menstabilkan gula darah dan mengurangi rasa lapar. Pastikan untuk mencampurkan satu hingga dua sendok makan cuka dalam segelas air.


Editor : Firda Rachmawati