Ratusan Jemaah Calon Haji Dapat Vaksin Meningitis, 50 Orang Menolak Divaksin saat Puasa

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menunjuk 13 Puskemas yang ada di wilayahnya untuk menyediakan vaksin meningitis yang nantinya bakal diberikan kepada ratusan jemaah calon haji.

Ratusan Jemaah Calon Haji Dapat Vaksin Meningitis, 50 Orang Menolak Divaksin saat Puasa
Sejauh ini, dari 570 jemaah calon haji yang ada di Kota Cimahi, sebanyak 520 orang telah diberikan suntikan vaksin meningitis. (net)

INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menunjuk 13 Puskemas yang ada di wilayahnya untuk menyediakan vaksin meningitis yang nantinya bakal diberikan kepada ratusan jemaah calon haji.

Sejauh ini, dari 570 jemaah calon haji yang ada di Kota Cimahi, sebanyak 520 orang telah diberikan suntikan vaksin meningitis.

"Jumlah sasaran yang wajib dilakukan dilakukan penyuntikan ada 570 orang, tapi pada pelaksanaan pada tanggal 9 Maret yang hadir baru 520 jemaah calon haji. Ini vaksin meningitis itu wajib yang harus dimiliki setiap jemaah calon haji," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Dwihadi Isnalini kepada wartawan.

Menurutnya, ada sekitar 50 orang lagi jemaah calon haji Kota Cimahi yang belum mendapatkan vaksin meningitis. Oleh karena itu, pihaknya meminta mereka yang tidak hadir pada 9 Maret 2024 untuk menghubungi penyelenggara program haji di puskemas tempat mereka mendaftar.

"Ada kemungkinan yang tidak vaksin kemarin ada masalah kesehatannya juga," ucapnya.

Selain itu, pada pelaksanaan vaksinasi meningitis pada 9 Maret 2024 lalu ada sejumlah jemaah calon haji yang menolak melakukan vaksin pada bulan puasa.

"Sisa selama puskesmas sudah menjadwalkan, jadi kita laksanakan kemarin sebelum puasa. Ada beberapa jemaah ada yang ingin di suntik saat puasa. Jadi kita laksanakan pas saat tanggal 9 Maret itu," jelasnya.

Dwihadi menegaskan, bagi para jemaah calon haji yang belum mengikuti program vaksin meningitis tidak akan diizinkan untuk berangkat haji.

"Sehingga nanti bisa dilakukan penyuntikan lanjutan, untuk jemaah haji yang tidak dilakukan penyuntikan vaksin meningitis dia tidak bisa berangkat haji," tegasnya.

Pihaknya berharap agar para jemaah calon haji yang belum mendapatkan vaksin meningitis segera dapat divaksinasi agar tenaga kesehatan di Puskesmas yang membuka atas program haji dapat mencatat data mereka dengan lengkap.

"Dengan begitu semua data sudah masuk le Kemenkes. Jadi kita tinggal mempersiapkan untuk persiapan keberangkatan jemaah calon haji," tandasnya. (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani