Realita Pendidikan di Cimahi, Masih ada Ijazah Tertahan di Sekolah Swasta   

Di balik euforia kelulusan, masih ada cerita pilu tentang ijazah yang belum bisa diambil oleh siswa di sejumlah sekolah swasta di Kota Cimahi. 

Realita Pendidikan di Cimahi, Masih ada Ijazah Tertahan di Sekolah Swasta   

INILAHKORAN, Cimahi - Di balik euforia kelulusan, masih ada cerita pilu tentang ijazah yang belum bisa diambil oleh siswa di sejumlah sekolah swasta di kota cimahi. 

Pasalnya, tunggakan biaya pendidikan menjadi penyebab utama, sementara program bantuan pendidikan dari pemerintah provinsi belum sepenuhnya menyentuh jenjang SMP.
 
Kepala Sekolah SMP PGRI 1 Cimahi, Ahmad Sidiq, mengakui bahwa kondisi ini adalah rеаlitа di lapangan. Menurutnya, kebijakan gubernur Jawa Barat selama ini lebih fokus pada SMA dan SMK yang berada di bawah kewenangan provinsi, sementara SMP, MTs, dan SD masih menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota.
 
"Kebijakan gubernur baru menyentuh SMA dan SMK karena di bawah langsung provinsi. Untuk SMP/Mts/SD ada di kabupaten/kota," ujar Ahmad Sidiq, Jumat, 24 Oktober 2025.
 
Meski demikian, pihak sekolah tidak menutup mata terhadap kesulitan ekonomi yang dihadapi orang tua siswa. SMP PGRI 1 Cimahi memberikan keringanan seluas-luasnya bagi orang tua yang memiliki tunggakan. 

"Mereka bisa datang langsung ke sekolah dan membayar sesuai kemampuan," ujarnya.
 
Ahmad juga meluruskan bahwa tidak semua ijazah tertahan karena tunggakan. Beberapa di antaranya belum diambil karena siswa belum hadir untuk proses cap tiga jari.
 
Terkait program Kredit Dana Bergulir Masyarakat (KDM), Ahmad menilai gagasan tersebut membawa dampak positif, meskipun belum secara langsung menyentuh semua jenjang pendidikan. 

"Sejauh ini banyak program KDM yang secara tidak langsung menggerakan dan menginspirasi banyak sekolah dan banyak pihak," katanya.
 
Pemerintah Kota Cimahi sendiri telah mewacanakan untuk memfasilitasi masyarakat kurang mampu yang masih menanggung tunggakan biaya sekolah, terutama yang berasal dari Dana Sumbangan Pembangunan (DSP) saat awal masuk. 

Pendataan telah dilakukan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan bantuan akan disiapkan bagi mereka yang masuk nominasi penerima.
 
"Pemkot Cimahi sudah mendata yang tercantum di DTKS, nominasinya akan diberikan bantuan," ujarnya.
 
Bantuan yang telah berjalan di SMP PGRI 1 Cimahi mencakup subsidi SPP dan perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga yang terdata di DTKS. 

"Di kami yang sudah berjalan adalah bantuan SPP dan perlengkapan sekolah bagi yang terdata di DTKS," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti