Dikunjungi Pemerintah Pusat, Banyak Nelayan Keluhkan Hasil Tangkapannya

Ditjen Perikanan Tangkap KKP datang ke Kabupaten Cirebon. Bersama Komisi IV DPR, mereka melakukan kunjungan kerja ke Desa Gebang Mekar.

Dikunjungi Pemerintah Pusat, Banyak Nelayan Keluhkan Hasil Tangkapannya
Bupati Cirebon Imron

 

INILAHKORAN, Cirebon - Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) datang ke Kabupaten Cirebon. Diwakili DJPT bersama Komisi IV Anggota DPR, mereka melakukan kunjungan kerja di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Senin 6 September 2021.

Acara tersebut dihadiri Bupati Cirebon Imron, Wakil Bupati Wahyu Tjiptaningsih, unsur Forkopimda, serta Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jabar dan Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Sesditjen DJPT Trian Yunanda mengatakan kegiatan ini merupakan program Bulan Bakti Nelayan Direktorat Perikanan Tangkap DPT Kementerian Perikanan dan Kelautan bersama Komisi IV DPR RI. Menurutnya, para nelayan adalah pahlawan penggerak ekonomi dan ketahanan pangan di tanah air. Bahkan, di masa Pandemi Covid-19 ini Ekonomi Perikanan terbukti sangat tangguh pertumbuhan.

Baca Juga: PTM Terbatas Dimuali, Sekda Kota Cirebon Pantau Sejumlah Sekolah

"PDB (pendapatan domestik bruto) perikanan lebih tinggi daripada PDB tingkat nasional. Serta PNBP perikanan justru rekor tertinggi pada tahun 2020 hampir mencapai Rp600 miliar. Pemenuhan kebutuhan akan ikan sebagai sumber protein bernilai tinggi baik level nasional maupun dunia menjadi peluang pengembangan sektor perikanam," kata Sesditjen DJPT Trian.

Trian menjelaskan, kebijakan program pembangunan tentunya tidak akan tercapai dengan baik hanya dengan satu pihak. Untuk itu, Kementrian Kelautan dan Perikanan butuh sinergi serta kolaborasi dan harmoni dengan pemangku kepentingan yang lain.

"Pesan dari pak menteri KKP, kami harus bertemu dengan semua pihak berdiskusi. Kami harus mendengarkan aspirasi dan melihat kelapangan sehingga ini menjadi bekal kami di eksekutif dan legislatif. Ini untuk memperkuat pembangunan dan langkah-langkah kebijakan agar semakin solid," ungkapnya.

Baca Juga: Mantap, di Kabupaten Cirebon Pengidap Covid-19 Tinggal 130 Orang

Di samping itu, kata Trian, selain melakukan kunjungan kerja, pihaknya memberikan beberapa bantuan kepada para nelayan di Gebang. Bantuannya berbentuk logistik perbekalan laut, serta fasilitasi permodalan. Bantuan ini tentunya tidak lepas dari Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono yang selalu mengawal KKP.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR Ono Surono mengatakan TPI Gebang ini dibangun sejak 2004 pada zaman Menteri KKP Rohmin Dahuri. Menurutnya, Cirebon mempunyai potensi perikanan yang cukup besar. Sehingga, butuh dorongan semua pihak agar TPI di Gebang ini bisa maju dan berkembang.

"Kita sudah mempunyai UU No 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam. Tetapi tentunya pemerintah tidak bisa sendiri menjalankan amanah UU tersebut karena perlu dukungan semua pihak," ungkap Ono.

Di tempat yang sama, Bupati Imron, mengatakan pihaknya bersama perwakilan KKP dan DPR melakukan dialog bersama nelayan. Bahkan banyak nelayan yang mengeluhkan hasil tangkapannya.

Hasil diskusi itu, nanti akan mencari solusi yang terbaik untuk para nelayan Gebang. Masalahnya, Kelautan sekarang kewenangannya berada di Provinsi Jawa Barat.

"Mudah-mudahan apa yang menjadi permasalahan nelayan menjadikan solusi bersama demi kesejahteraan nelayan, serta nelayan bisa maju dan sejahtera lagi," tukas Imron. (maman suharman)


Editor : inilahkoran