Dukung Pelaksanaan PTM di Kabupaten Cirebon, Kosgoro dan PGRI Gelar Vaksinasi Pelajar
Dukung pelaksanaan PTM dan antisipasi adanya klaster baru, Kasgoro dan PGRI Kabupaten Cirebon menggelar vaksinasi pelajar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon,- Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) menggelar vaksinasi massal bagi pelajar di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu, 26 September 2021.
Kegiatan yang dilaksanakan hasil kerjasama dengan PGRI Kabupaten Cirebon ini sekaligus bentuk dukungan terhadap percepatan vaksinasi pelajar. Terlebih, saat ini pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sudah dimulai.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pimpinan Kolektif (PPK) Kosgoro, Dave Akbarshah Fikarno menyampaikan, vaksinasi yang digelar merupakan tahap kedua.
Menurut Dave, ada alasan khusus kenapa Kosgoro menggandeng PGRI, diantaranya demi menyokong PTM yang telah dimulai.
"PTM kan sudah dimulai. Untuk menyokongnya, kita memprioritaskan vaksinasi bagi pelajar. Harapannya tak lain menghindari adanya klaster baru setelah PTM dibuka. Acaranya juga sampai hari senin besok," kata Dave, Minggu, 26 September 2021.
Baca Juga: Nggak Main-main Lho! Ini Dampak-dampak Negatif Kebiasaan Merokok di Dalam Mobil
Dave menjelaskan, vaksinasi bukanlah solusi akhir pencegahan Covid-19. Tanpa yang terpenting adalah ketaatan menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
Vaksinasi dilakukan demi terciptanya herd immunity bagi seluruh masyarakat, khususnya pelajar. Karena penyebaran Covid 19 sangatlah cepat.
"Ini sebagai upaya kita mengantisipasi penyebaran Covid. Diharapkan mampu menekan penyebaran virus mematikan itu," ungkapnya.
Dave menjelaskan, total vaksin yang disediakan sebanyak 25 ribu dosis vaksin. Tidak hanya bagi warga Kabupaten Cirebon saja, tapi dibagi-bagi dengan Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu.
Vaksin saat ini, sudah masuk tahap ke dua. Diharapakan, banyak warga yang terbantu dengan vaksinasi tersebut.
Baca Juga: KUA-PPAS Tahun 2022 Kabupaten Cirebon Rp5,2 Triliun, Ini 9 Program Prioritas Pemkab
"Total vaksin yang kami sediakan sebanyak 25 ribuan. Ini sudah ditahap kedua. Tahap pertama sudah dilakukan ditiga titik," jelasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Cirebon, Yeyet Nurhidayati mengatakan, meski PTM sudah dibuka sejak lama, tetapi vaksinasi untuk pelajar masih sangat minim.
Saat ini terhitung baru 15 persen saja pelajar yang sudah mendapatkan vaksin. Padahal, PTM sudah diberlakukan. Artinya, tingkat kerumunan tidak bisa dihindarkan.
"Di Kabupaten Cirebon itu, informasinya baru 15 persen vaksinasi untuk pelajar. Masih banyak pelajar yang belum divaksin," kata Yeyet.
Ke depan, PGRI akan menggandeng banyak pihak, untuk terus memaksimalkan vaksinasi bagi pelajar. Caranya, dengan menggandeng puskesmas-puskesmas untuk jemput bola, mendatangi langsung ke sekolah-sekolah.
"Kita tentu tidak tinggal diam. Kami ingin terlibat mensukseskan vaksinasi. Nanti kita akan kerjasama dengan TNI, Polres, untuk bisa menuntaskan program vaksinasi. Supaya Cirebon bisa secepatnya 100 persen," ucapnya.
Yeyet menambahkan, vaksinasi kali ini disediakan 1.500 dosis vaksin. Prioritasnya memang untuk pelajar, tapi tetap dipersilakan bagi masyarakat umum.
"Kita sediakan untuk dua hari. Sabtu dan Senin. Walaupun prioritas untuk pelajar, tapi masyarakat umum yang belum di vaksin tetap dipersilakan," tukasnya. (Maman Suharman)
Editor : inilahkoran


