Sejumlah Bahan Pokok Alami Kenaikan, Pemkab Cirebon Gelar Pasar Murah
Pemkab Cirebon berupaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok sehari-hari. Belakangan, harga sejumlah bahan pokok naik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Pemkab Cirebon berupaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sejumlah bahan pokok sehari-hari. Mengingat, akhir-akhir ini sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Untuk itu, Pemkab Cirebon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) menggelar pasar murah di Halaman GOR Ranggajati Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Rabu 17 November 2021.
Kegiatan pasar murah tersebut dibuka Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih dan dihadiri Sekda Rahmat Sutrisno, perwakilan Forkopimda dan OPD, serta para camat.
Baca Juga: Stabilkan Harga Sembako Jelang Lebaran, Pemkab Bandung Gelar Operasi Pasar Murah
Usai meninjau pasar murah, dia mengatakan kegiatan ini merupakan wujud dan tanggung jawab Pemkab Cirebon. Hal itu dilakukan untuk memberikan harga kebutuhan pokok kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Sebab, selama ini ada sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan.
"Kami berupaya agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Sehingga melalui penyediaan, pemenuhan dan pengaturan distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat hingga di tangan konsumen dengan harga yang terjangkau," katanya.
Wahyu Tjiptaningsih mengungkapkan, pihaknya merasa bangga karena selama kegiatan bazar ini selalu mendapatkan perhatian dan respon begitu besar dari masyarakat. Terbukti pengunjung dan peserta pasar murah terus mengalami peningkatan. Karena kegiatan pasar murah nantinya akan dilakukan juga dibeberapa wilayah oleh pelaku usaha dan masyarakat.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Gelar Operasi Pasar Murah
"Di masa pandemi Covid-19 yang sudah hampir dua tahun, bukan saja berdampak pada Indonesia tetapi juga dunia. Maka kegiatan pasar murah tidak bisa dilaksanakan saat itu. Nah pada bazar sekarang antusiasme warga sangat tinggi," ungkapnya.
Wahyu Tjiptaningsih menjelaskan, selama ini ada sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan. Sehingga, apabila dibiarkan dalam jangka waktu panjang maka akan memicu terjadinya inflasi.
Untuk itulah, tugas pemerintah sekarang adalah menjaga agar kenaikan tersebut secara wajar. Sehingga tetap terjangkau oleh masyarakat dan tidak merugikan para konsumen serta para pelaku pasar lainnya.
Baca Juga: Operasi Pasar Murah, Sediakan 10.000 Paket Kepokmas
Sementara itu, Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra mengatakan pasar murah ini merupakan rangkaian Peringatan HUT ke-50 Korpri tingkat Kabupaten Cirebon.
Seharusnya, jumlah peserta pasar murah mencapai 100 persen. Namun karena pandemi hanya 50 persen saja. Tujuan pasar murah tersebut untuk meningkatkan kepedulian pemerintah daerah, terhadap masyarakat pada momentum naiknya harga kebutuhan pokok.
"Bazar murah ini juga untuk meningkatkan daya beli masyarakat juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berbelanja barang-barang kebutuhan dengan harga yang terjangkau," pungkasnya.***(maman suharman)
Editor : inilahkoran


