Sungai Citameng Meluap, BPBD Garut Sebut Tidak Sebabkan Banjir Susulan

Sungai Citameng di Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut meluap akibat curah hujan yang tinggi, Sabtu 11 Desember 2021.

Sungai Citameng Meluap, BPBD Garut Sebut Tidak Sebabkan Banjir Susulan
Sejumlah warga membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir bandang Garut yang menjerjang Cilowa, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu 28 November 2021.

 


INILAHKORAN, Garut - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, menegaskan luapan air sungai di Sukawening tidak menyebabkan banjir susulan seperti yang terjadi dua pekan lalu.

Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sukawening, Sabtu 11 Desember 2021 membuat Sungai Citameng meluap, dan membuat warga sekitar panik.

"Alhamdullilah tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi melalui telepon seluler di Garut seperti dikutip dari Antara, Minggu 12 Desember 2021.

Baca Juga: Atasi Banjir, Garut Minta Bantuan Pemprov

Ia menuturkan luapan air sungai di wilayah Kecamatan Sukawening dan di Kecamatan Karangtengah terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. "Ya, tadi karena hujan cukup lebat," katanya.

Komandan Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Sukawening Muhamad Solehudin menyatakan Luapan sungai itu,, tidak sampai menerjang pemukiman penduduk yang sebelumnya pernah dilanda banjir bandang. Walaupun ada kepanikan dari warga.

"Hanya meluap, kondisi masih aman tidak sampai ke rumah warga," katanya.

Baca Juga: Pemkab Garut Percepat Masa Tanggap Darurat Banjir Bandang

Pada 27 November 2021, pemukiman warga di Kecamatan Sukawening dan Karangtengah diterjang banjir bandang yang menyebabkan kerusakan dan warga harus mengungsi ke tempat aman.

Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, rumah warga yang kondisinya rusak sudah diperbaiki, warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing. *** (Ahmad Sayuti)


Editor : inilahkoran