Lapor Soal Dugaan Korupsi, Ibu di Cirebon Ini Malah Jadi Tersangka

Seorang ibu bernama Nurhayati curhat lantaran dirinya ditetapkan menjadi tersangka usai melapor kasus korupsi di desanya.

Lapor Soal Dugaan Korupsi, Ibu di Cirebon Ini Malah Jadi Tersangka
viral seorang ibu di Cirebon curhat karena jadi tersangka usai lapor kasus dugaan korupsi

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini beredar video seorang ibu bernama Nurhayati yang curhat lantaran dirinya ditetapkan menjadi tersangka usai melapor kasus korupsi di desanya.

Dalam video yang diunggah di Instagram @memomedsos, Nurhayati mengatakan dirinya bekerja sebagai Kepala Urusan Keuangan (Kaur) atau Bendahara Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Nurhayati mengaku kecewa dengan kinerja aparat hukum sekaligus heran karena dijadikan tersangka dalam kasus korupsi yang ia laporkan.

Baca Juga: Mulai Dahyun TWICE hingga Moonbin ASTRO, Berikut 25 Idol K-Pop yang Lahir di Tahun Macan

"Saya merasa janggal, karena saya sendiri sebagai pelapor, saya yang memberikan keterangan, saya yang memberikan informasi kepada penyidik selama hampir 2 tahun, diujung akhir tahun 2021 saya ditetapkan sebagai tersangka atas dasar karena petunjuk dari Kajari.," ujar Nurhayati.

Nurhayati pun lantas mempertanyakan maksud dari petunjuk Kejaksaan Negeri (Kejari) tersebut yang menjadikannya sebagai tersangka.

"Lantas mengapa saya harus dijadikan tersangka hanya untuk mendorong P21 Kuwu tersebut? di mana letak perlindungan untuk saya sebagai pelapor?," tanya Nurhayati.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Sabtu 19 Februari 2022: Aries Saatnya Berkumpul dengan Teman, Gemini Cobalah Jalan-jalan

Sebelumnya, kasus ini bermula dari adanya dugaan korupsi yang dilakukan oleh kepala Desa Citemu, Supriyadi.

Nurhayati bahkan bersumpah bahwa dirinya tidak menerima uang hasil korupsi seperserpun.

"Saya berani disumpah Al Quran atau disumpah apapun. Saya berani bersumpah kalo uang itu tidak pernah pulang ke rumah saya satu detik pun," ujarnya.

Dirinya juga mengaku akibat kasus tersebut, banyak menyita waktunya dan keluarga. Bahkan, ia pun mengatakan anak-anaknya tidak ada yang mengurus di rumah.***


Editor : inilahkoran