INILAHKORAN, Bogor - Polresta Bogor Kota memburu sekelompok
remaja meresahkan masyarakat di Jalan
suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah.
Langkah ini diambil kepolisian setelah aksi sekelompok
remaja tersebut terekam kamera warga
suryakencana dan viral di berbagai media grup WhatsApp dengan durasi 29 detik.
Dalam video awal mula puluhan
remaja yang mengendarai motor melaju pelan karena didepannya ada belasan
remaja yang memblokade jalan
suryakencana.
Belasan
remaja itu berlari mendekati para pemotor sambil menendang beberapa motor yang berakibat beberapa motor terjatuh dan ada pemotor yang saling menabrak.
Akhirnya pemotor melajukan motornya dengan melawan arah di Jalan
suryakencana. Perekam video sempat histeris, karena satu pemotor dikeroyok. Tetapi akhirnya pemotor tersebut berhasil lolos meski harus meninggalkan motornya ditengah jalan.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (4/2/2023) dini hari.
"Ya, untuk video tersebut setelah dilakukan pengecekan terjadi pada hari Sabtu, 4 Februari 2023 sekitar pukul 01.00 WIB. Lokasi sekitaran Jalan Suryaken, Gang Aut," ungkap Rizka kepada wartawan pada Rabu (8/2/2023) siang.
Rizka menerangkan, sesaat setelah kejadian, pihaknya menerima laporan dan langsung mengerahkan anggota menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tetapi saat anggota sampai di TKP, kondisi sudah kembali normal dan tidak nampak kumpulan
remaja yang meresahkan.
"Jadi, sesaat setelah kejadian, tim kujang hadir untuk cek lokasi. Namun kondisi sudah normal dan mencegah kejadian susulan tim bersiaga," terang Rizka.
Rizka menjelaskan, dari hasil informasi yang didapat tim Kujang di TKP, dalam video yang beredar itu merupakan sekelompok
remaja yang saat itu kebetulan sedang parkir di areal Jalan
suryakencana.
"Ini kelompok motor yang kebetulan parkir di sepanjang jalan, bukan warga sekitar. Terjadi sedikit perselisihan, namun tidak ada korban luka dan belum ada laporan," jelasnya.
Rizka menegaskan, pihaknya tetap melakukan penyelidikan dan memburu kelompok
remaja yang meresahkan tersebut.
"Hasil pemeriksaan sementara tidak ada korban. Berdasarkan video tersebut tetap dilakukan penyelidikan untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat," pungkasnya.*** (rizki mauludi)