Remaja Cirebon Dilaporkan ke Polisi, Tempelkan Wajah Anak Kecil ke Knalpot hingga Luka Bakar
Seorang anak di bawah umur dilaporkan ke Polres Cirebon Kota. Dia diduga melakukan penganiayaan dengan menempel wajah korban ke knalpot.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon – Seorang anak di bawah umur dilaporkan ke Polres Cirebon Kota. Dia diduga melakukan penganiayaan dengan menempel wajah korban ke knalpot.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Fahri Siregar, membenarkan adanya pelaporan itu, Pihaknya masih menangani kasus penganiayaan dan mengumpulkan barang bukti.
“Kami masih mengumpulkan alat bukti, karena kasus ini baru kami tangani,” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar, di Cirebon, Rabu.
Fahri mengatakan penanganan kasus kekerasan terhadap anak ini, setelah pihaknya mendapatkan laporan dari keluarga korban.
Setelah itu, kata Fahri, anggotanya langsung bergerak cepat dengan mengamankan anak berusia 16 tahun yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.
Namun dari hasil pemeriksaan sementara, belum ada alat bukti kuat yang dapat menjerat diduga pelaku penganiayaan, karena pada saat kejadian tidak ada saksi yang melihat secara langsung.
Baca Juga: Wagub Jabar Temui Orang Tua Korban Penganiayaan di Bogor
“Kami masih melakukan pemeriksaan dan masih mengumpulkan alat bukti, karena tidak ada saksi pada saat kejadian,” katanya pula.
Ia menambahkan dari keterangan ayah korban, terduga pelaku ini melakukan penganiayaan dengan cara menempelkan bagian wajah anaknya ke knalpot, sehingga mengalami luka bakar.
Selain itu, masih dari keterangan ayah korban, diduga pelaku juga pernah melemparkan kotoran ke wajah korban, dan juga melakukan beberapa tindakan yang tidak dapat dibenarkan.
Menurutnya, kasus ini belum bisa menyimpulkan ke arah penetapan tersangka, karena pihak kepolisian belum memiliki dua alat bukti.
“Keterangan yang kami terima dari ayah korban, dan teman diduga pelaku sangat berbeda. Di mana waktu kejadian informasi dari ayah korban terjadi sekitar jam 16.00 WIB, namun pada waktu yang sama menurut teman diduga pelaku, mereka sedang bermain sepak bola,” katanya pula.***
Editor : inilahkoran


