Rengkuh Hatrik, Bey Machmudin Harap Jabar Tidak Sebatas Spesialis PON

Kontingen Jawa Barat sukses meraih juara umum di PON XXI Aceh-Sumatera Utara beberapa waktu lalu, dimana mengukuhkan Jabar Hatrik atau tiga kali beruntun di ajang pesta olahraga nasional tersebut.

Rengkuh Hatrik, Bey Machmudin Harap Jabar Tidak Sebatas Spesialis PON

INILAHKORAN, Bandung - Kontingen Jawa Barat sukses meraih juara umum di PON XXI Aceh-Sumatera Utara beberapa waktu lalu, dimana mengukuhkan Jabar Hatrik atau tiga kali beruntun di ajang pesta olahraga nasional tersebut.

Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin berharap, prestasi gemilang ini tidak hanya sebatas di kancah nasional, atau sekedar spesialias PON.

Bey Machmudin meminta KONI Jabar dan Dispora Jabar untuk mulai fokus pada capaian yang lebih tinggi lagi, yakni kontestasi olahraga internasional.

"Saya sudah sampaikan ke Ketua KONI (Budiana). Setelah ini, kita fokus pada kejuaraan berikutnya. Kalau memang ada cabang (olahraga) yang kita potensi berprestasi tingkat internasional, kita dukung," kata Bey Machmudin usai menyambut kontingen PON Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 26 September 2024.

Sehingga nantinya, Jabar dapat mengirimkan lebih banyak lagi atlet untuk mewakili Indonesia di ajang internasional, khususnya Olimpiade.

Dimana pada Olimpiade Paris 2024 lalu, hanya ada lima atlet asal Jabar yang turut serta, antaranya Fathur Gustafian di cabang olahraga menembak, Syifa Nur Afifah di panahan, Anthony Ginting, Fajar Alfian dan Gregoria Mariska Tanjung di bulutangkis.

"Kita dukung, semoga pada saatnya. Olimpiade, puncak dari olahraga, kita bisa mengirimkan atlet lebih banyak lagi. Tentunya tidak hanya partisipasi, tapi prestasi. Harapan kita itu," ucapnya.

"PON sarana perantara. Saya lihat kita punya modal untuk bicara di tingkat lebih jauh lagi. Asia Tenggara, Asia dan Olimpiade," imbuhnya.

Terlepas dari itu, Bey Machmudin mengaku tetap mensyukuri karena Jabar berhasil hatrik di PON XXI Aceh-Sumatera Utara.

Prestasi ini kata dia, harus mampu menular ke hal lain di Jawa Barat, dimana harapannya seluruh pihak dapat bersama-sama membantu mewujudkan Jabar lebih baik lagi.

"Kami berharap prestasi ini menular. Pembangunan, masalah stunting, pengangguran, kemiskinan, kita upayakan bersama-sama supaya lebih baik lagi," tuturnya.

Sementara mengenai bonus dari Pemprov Jabar bagi atlet peraih medali di PON XXI Aceh-Sumatera Utara, Bey Machmudin mengatakan bagi peraih medali emas mendapatkan Rp300 juta, perak Rp125 juta dan perunggu Rp60 juta.

"Itu untuk perorangan, tapi untuk beregu hitungannya beda lagi," kata dia.

Selain mengguyur bonus untuk atlet peraih medali di PON, Pemprov Jabar juga mengganjar bonus bagi atlet Jawa Barat yang meraih medali di Olimpiade Paris 2024.

Yakni Gregoria Mariska Tanjung, yang sukses meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 dari cabang olahraga bulutangkis, sebesar Rp300 juta.

"Dapat apresiasi. Yang ikut serta (Olimpiade) juga diberi Rp20 juta," ucapnya.

Sedangkan mengenai gelaran Perparnas di Solo, Jawa Tengah pada 6-12 Oktober mendatang, Bey Machmudin berharap Jabar juga menjadi juara umum.

"Tapi yang penting atlet fokus pada tiap pertandingan, jangan dibebankan. Saya yakin persiapan cukup matang," kata dia.

Pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara, Jawa Barat mengirimkan 1.210 atlet yang bertarung di 65 cabang olahraga (cabor).

Perolehan medali terbanyak yang sukses dikumpulkan kontingen Jabar yakni dari cabor menembak, dengan total 17 medali. Rinciannya 12 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Lalu dari cabor atletik, kontingen Jabar berhasil mendulang 9 emas, 8 perak dan 7 perunggu. Angkat berat, 9 emas, 3 perak dan 2 perunggu dan kanoe dengan 9 emas, 2 perak serta 2 perunggu.

Dalam syukuran Jabar Hatrik di PON XXI Aceh-Sumatera Utara, diikuti sekitar 1.500 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial dan jajaran KONI Jawa Barat. ***


Editor : Ahmad Sayuti