Revitalisasi Stadion Sangkuriang Tahap 2 Bakal Dilakukan Tahun Ini, Disbudparpora Kita Cimahi Siapkan Rp2,4 M

inas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi berencana kembali melakukan revitalisasi Stadion Sangkuriang tahap 2.

Revitalisasi Stadion Sangkuriang Tahap 2 Bakal Dilakukan Tahun Ini, Disbudparpora Kita Cimahi Siapkan Rp2,4 M
"Tahun ini kami akan melanjutkan revitalisasi Stadion Sangkuriang tahap 2. Yaitu penataan lintasan keliling lapang, kemudian penutupan saluran keliling lapang. Itu dua item besarnya," kata Kepala Disbudparpora Kota Cimahi Achmad Nuryana kepada wartawan. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi berencana kembali melakukan revitalisasi Stadion Sangkuriang tahap 2.

Hal itu dilakukan menyusul rampungnya revitalisasi Stadion Sangkuriang tahap 1 yang menghabiskan anggaran sebesar Rp5,5 miliar.

"Tahun ini kami akan melanjutkan revitalisasi Stadion Sangkuriang tahap 2. Yaitu penataan lintasan keliling lapang, kemudian penutupan saluran keliling lapang. Itu dua item besarnya," kata Kepala Disbudparpora Kota Cimahi Achmad Nuryana kepada wartawan.

Kendati revitalisasi Stadion Sangkuriang tahap 1 sudah rampung, jelas Achmad, namun masih perlu ada pemeliharaan rumput, sehingga belum bisa digunakan untuk saat ini.

"Untuk pembangunan revitalisasi Stadion Sangkuriang tahap 1, itu lapang sudah selesai tinggal pemeliharaan karena memang penanaman rumput tidak bisa sebulan dua bulan. Akarnya harus tumbuh dengan baik," jelasnya.

Achmad menerangkan, lapangan Stadion Sangkuriang tersebut menggunakan rumput jenis Japonica yang digunakan juga di beberapa stadion di tanah air.

Selain itu, lapangan itu juga 100 persen menggunakan rumput murni tanpa campuran rumput sintetis atau hybrid. 

"Kita menggunakan rumput Japonica yang 100 persen murni, tidak campuran dengan sintetis atau hybrid," terangnya.

"Setelah peninggian permukaan itu ada beberapa lapis, di bawahnya base course (beskos), ada batu pecah 2/3, batu kerikil, kemudian pasir dan pasir yang dipakai juga khusus untuk rumput jenis japonica. Kita pastikan untuk pembangunannya sesuai dengan aturan dan arahan dari FIFA," bebernya.

Selanjutnya, sambung Achmad, untuk tahap kedua tahun ini, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,4 miliar dan bakal difokuskan pada penataan lintasan keliling lapang dan penutupan saluran keliling lapangan.

"Anggarannya segitu (Rp2,4 miliar), tapi kalau nilai kontraknya berapa saya kurang tahu, karena sekarang masih dalam proses pengadaan penyedia barang dan jasa," ujarnya.

"Mudah-mudahan Agustus sudah bisa dimulai fisiknya," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani