Ribuan Warga Huhujanan, Kirab Milangkala Tatar Sunda di Kawali Ciamis Tetap Meriah
Hujan deras yang mengguyur daerah Kawali, Kabupaten Ciamis, tak menyurutkan antusias ribuan warga untuk menyaksikan rangkaian hari kedua Milangkala Tatar Sunda,
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hujan deras yang mengguyur daerah Kawali, Kabupaten Ciamis, tak menyurutkan antusias ribuan warga untuk menyaksikan rangkaian hari kedua Milangkala Tatar Sunda, Minggu (3/5/2026) malam.
Kegiatan bertajuk “Kawali Mulang ka Diri” ini berlangsung dari Alun-alun Kawali menuju Situs Astana Gede Kawali mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB.
Sejak awal acara, masyarakat telah memadati lokasi. Prosesi diawali dengan pertunjukan tarian budaya di titik keberangkatan, dilanjutkan kirab menuju Astana Gede Kawali.
Dalam kirab tersebut, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi turut menunggangi kuda dari alun-alun hingga lokasi utama acara, disambut meriah oleh warga di sepanjang rute.
Setibanya di Astana Gede, prosesi sakral dilakukan dengan peletakan Mahkota Binokasih di Batu Pangcalikan. Gubernur kemudian menyaksikan lanjutan rangkaian acara bersama masyarakat yang tetap bertahan meski hujan mengguyur cukup deras.
Suasana hujan justru menambah kekhidmatan sekaligus semangat kebersamaan. Warga terlihat tetap bertahan, bahkan banyak yang rela basah kuyup demi menyaksikan langsung momen budaya tersebut.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusias masyarakat.
“Kawali mulang ka diri, ulah aya deui tayangan di media sosial lebaran di Kawali eweuh nu datang. Sim kuring ngahaturkeun nuhun. Rahayat huhujanan. Mudah-mudahan ieu hujan barokah, jauh tina balai,” ujarnya.
Saat ditanya kesannya terhadap pelaksanaan Milangkala Tatar Sunda di Ciamis, Dedi menjawab singkat, “Bahagia dan sedih.”
Antusiasme warga juga terlihat dari berbagai kalangan. Yanti, warga Nanggeleng, Kawali, mengaku sengaja datang bersama keluarga demi melihat langsung gubernur dan rangkaian acara.
“Senang banget, terharu, bahagia lihat Pak Dedi ke sini. Sengaja datang sama anak dan suami. Semoga Pak Dedi sehat selalu, panjang umur, dan bisa memimpin Jawa Barat lebih baik lagi,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan penyanyi yang turut tampil dalam acara tersebut, Vokalis Grup Musik Emka 9, Kanaya Whulan. Ia mengaku terkesan dengan semangat masyarakat yang tetap bertahan di tengah hujan.
“Alhamdulillah, happy banget. Antusias warga luar biasa meski diguyur hujan. Pesan buat Pak Gubernur, jangan pernah berubah. Karakternya tegas tapi bijak, dan dekat dengan masyarakat,” katanya.
Milangkala Tatar Sunda sendiri merupakan rangkaian kegiatan budaya yang digelar di beberapa daerah di Jawa Barat sebagai upaya menguatkan identitas dan nilai-nilai kearifan lokal Sunda.
Setelah sebelumnya digelar di Sumedang pada 2 Mei 2026, Kabupaten Ciamis menjadi lokasi kedua dalam rangkaian tersebut.
Kehadiran ribuan warga di tengah cuaca yang kurang bersahabat menjadi bukti kuat bahwa tradisi dan budaya masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
Editor : Doni Ramdhani


