Istri Terpana 'Rumput Tetangga', Sebaiknya Bagaimana Sikap Suami dalam Islam?
Haruskah suami panik ketika seorang istri mulai terpana melihat harta dan kekayaan tetangga? Begini seharusnya suami bersikap dalam islam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Ini salah satu problem yang sering muncul dalam kehidupan rumah tangga. Seorang istri 'terpana' harta dan kekayaan tetangganya. Haruskan suami panik?
emoga tulisan dari Maulana Ishak, S.Pi ini jadi jawaban atas keresahan para suami yang istrinya sedang silau dengan harta orang lain. Berikut tulisannya:
Sebaiknya kita dapat mengarahkan kepada jawaban yang lebih bijak lagi bernilai ketuhanan. Jawab saja, "Kita akan memiliki rumah yang jauh lebih megah dari itu, dan kita akan memiliki harta yang jauh lebih banyak dari yang dimiliki oleh siapa pun kelak di SURGA". Seyogyanya jawaban dilontarkan sebijak mungkin, dengan sebuah jawaban yang bernilai ketuhanan, ketika istri merasa takjub dengan keindahan dan kemegahan dunia. Karena perlu dipahami, Allah Ta'ala pernah mengingatkan kita bahwa bermegah-megahan di dunia telah melalaikan manusia (di dalam QS. At Takatsur).
Baca Juga: Tiga Cara Mencari Waktu Mustajab Berdoa di Hari Jumat Bada Ashar
Oleh karenanya, ketika ia mulai terpukau dengan kemegahan dunia yang melalaikan, ingatkanlah ia dengan kemegahan surga yang abadi lagi penuh kesenangan di dalamnya, melebihi berbagai kesenangan yang ada di dunia. Bacakan kepada istri kita dalil naqli berikut ini:
"Aku telah persiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh kenikmatan yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah terdengar oleh telinga, dan tidak pernah terdetik di hati manusia."Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalau mahu, silakan kamu membaca: "Tidak seorang pun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka. (QS As Sajdah ayat 17)" (HR. Bukhari)
"..Dan bersegeralah kamu kepada keampunan dari tuhanmu dan surga yang luasnya antara langit dan bumi, telah disediakan untuk orang-orang yang bertakwa" (QS Ali Imran ayat 133)
"Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga Adn. Dan keridaan Allah adalah lebih besar, itu adalah keberuntungan yang besar." (QS At-Taubah ayat 72)
Dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu : Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berfirman Allah Ta'ala: Aku sediakan kepada hamba-hambaku yang saleh; apa yang tidak pernah dilihat oleh mata,tidak pernah terdengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas dalam fikiran serta hati manusia" (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Mau Hidup Tenang tanpa Utang, Baca Doa Ini, Diajarkan Nabi di Akhir Salat
"Di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Turun dari Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Fushshilat ayat 31)
"Dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya." (QS. Az Zukhruf ayat 71)
Kiranya beberapa dalil naqli di atas akan mampu mengarahkan motivasi keduniaan dengan motivasi ketuhanan, di mana kepada Allah Ta'ala tempat kembali yang baik. Setelah kita membacakan dalil mengenai kenikmatan surga, bacakan pula kepada istri kita mengenai cara menuju surga yang telah Allah Ta'ala sampaikan di dalam Firman Nya (QS. Al Mukminun ayat 1-11) yang berbunyi:
Baca Juga: Heboh Perilaku Seks Menyimpang Ayah Taqy Malik, Ternyata Begini Hukum Anal Seks dalam Islam
1. Sungguh beruntung orang-orang yang beriman
2. (yaitu) orang yang khusyu' dalam salatnya,
3. dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,
4. dan orang yang menunaikan zakat.
5. dan orang yang memelihara kemaluannya.
6. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka tidak terceIa.
7. Tetapi barang siapa mencari di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas
8. dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,
9. serta orang yang memelihara salatnya.
10. Mereka itulah orang yang akan mewarisi,
11. (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. Allahu'alam.***
Editor : inilahkoran


