Ustadz Adi Hidayat Sebut Bangun Sholat Tahajud Ciri Ahli Surga, Ini Doanya

Dalam sebuah ceramah, dai kondang Ustadz Adi Hidayat menyebut salah satu ciri Ahli Surga. Ternyata, punya kebiasaan ini.

Ustadz Adi Hidayat Sebut Bangun Sholat Tahajud Ciri Ahli Surga, Ini Doanya
Ustadz Adi Hidayat

INILAHKORAN, Bandung,- Dalam sebuah ceramah, dai kondang Ustadz Adi Hidayat menyebut salah satu ciri Ahli Surga. Ternyata, punya kebiasaan ini.

Ustadz Adi Hidayat menyebut bahwa Ahli Surga terbiasa melakukan sholat tahajud.

"Shalat tahajud itu adalah kebiasaan Ahli Surga saat di dunia," ucap Adi Hidayat dikutip dari kanal Youtube Shirathal Mustaqim, Selasa, 9 November 2021.

Baca Juga: Kompak Korupsi, Kades dan Mantan Kades Cikole Terancam 20 tahun Penjara

Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat mengatakan jika ingin melihat kebiasaan Ahli Surga maka harus dilihat kebiasaan malamnya.

"Kalau dia bangun dan mengalahkan semua kebiasaan malam ahli dunia, maka itulah ahli surga. Salah satu kebiasaanya," tuturnya.

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَوْ لَا إِلَهَ غَيْرُكَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Baca Juga: Laura Anna Meninggal, Ini Yang Diucapkan Denny Sumargo

Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinn(a), wa lakal hamdu laka mulkus samawaati wal ardhi wa man fiihinn(a), wa lakal hamdu anta nuurus samawaati wal ardhi wa man fiihinn(a), wa lakal hamdu anta malikus samawaati wal ardh(i), wa lakal hamdu antal haqq(u), wa wa’dukal haqq(u), wa liqaa-ukal haqq(u), wal jannatu haqq(un), wan naaru haqq(un), wan nabiyyuuna haqq(un), wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqq(un), was saa’atu haqq(un), allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu, antal muqaddimu, wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illa ant(a) aw laa ilaaha ghairuka wa laa haula wa laa quwwata illa billah(i)

Baca Juga: Heboh Zulkifli Hasan Pamer Kebun Kebun Jengkol, Ternyata Terinspirasi Ridwan Kamil

Terjemah

Ya Allah, milikmulah segala puji, Engkaulah penegak langit dan bumi serta apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, milik-Mu lah kerajaan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa langit dan bumi , milik-Mu lah segala puji, Engkaulah yang benar dan janjimu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataanmu benar, surga-Mu itu benar ada, neraka itu benar ada, para nabi itu benar, Nabi Muhammad Saw itu benar, dan kiamat itu benar ada. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal, hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dengan-mu lah aku menghadapi musuh, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Maka ampunilah aku atas segala dosa yang telah aku lakukan dan yang mungkin akan aku lakukan, dosa yang aku lakukan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Engkaulah yang Maha terdahulu dan Engkaulah yang Maha terakhir. Tiada Tuhan selain Engkau dan tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.***

 


Editor : inilahkoran