Soal Koleksi Boneka Arwah Para Selebritis, Buya Yahya: Bahaya! Lebih Baik Urus Anak-anak Fakir

Buya Yahya menjelaskan hukum mengoleksi boneka arwah yang dilakukan para selebritis seperti Ivan Gunawan. Ternyata...

Soal Koleksi Boneka Arwah Para Selebritis, Buya Yahya: Bahaya! Lebih Baik Urus Anak-anak Fakir
Buya Yahya memberi penjelasan hukum terkait boneka arwah (spirit doll) yang dikoleksi para selebritis Indonesia.

INILAHKORAN, Bandung- Buya Yahya memberi penjelasan soal koleksi boneka arwah (spirit doll) yang dikoleksi sederet selebritis Indonesia.

Selain itu, Buya Yahya menuturkan tren adopsi spirit doll ini tentu sangat membahayakan bagi seorang muslim.

Menurut Buya Yahya, tak ada perbedaan pendapat dari para ulama terkait hukum mengoleksi boneka bagi orang dewasa, termasuk boneka arwah para selebritis.

Baca Juga: Jangan Berbaring dan Duduk, Ini Cara Beristirahat Batin Menurut Ustadz Hanan Attaki

Seperti diketahui, para selebritis seperti Ivan Gunawan saat ini mengoleksi boneka arwah. Begini penjelasan Buya Yahya:

"Anda seorang muslim, urusan boneka bagi orang dewasa tidak ada perbedaan pendapat. Boneka dalam bentuk manusia, nggak boleh," ungkap Buya Yahya seperti dikutip channel Youtube Prabu Mengaji.

Hanya saja, ketika boneka dijadikan koleksi untuk mainan anak-anak, maka terdapat perbedaan pendapat dari para ulama.

Baca Juga: Fenomena Artis Adopsi Boneka Arwah, KH Masrur Anhar: Sudah Mengarah ke Syirik

"Adapun jika untuk anak-anak kecil di situ ada khilaf (perbedaan pendapat).Ini masalah hukum boneka. Itu adalah tanpa embel-embel spirit doll dan lainnya, hanya boneka," tegas Buya Yahya.

"Kalo mau urus anak-anak fakir di luar sana banyak daripada kita harus merawat boneka yang biayanya besar, tidak ada pahala di balik ini semua. Ini membahayakan juga kalo semua orang gaya hidupnya begitu mana yang ngurusi manusia nanti?," tanya Buya Yahya.

Buya Yahya berpendapat lebih baik mengurus anak-anak fakir miskin yang jelas lebih jelas mendapat pahala dibanding merawat boneka.

Baca Juga: Warga Temukan Boneka Penuh Tusukan Jarum di Kabupaten Luwu, Netizen: Apakah Itu yang Disebut Santet?

"Kita perlu membangkitkan dalam diri umat ini adalah rasa kemanusiaan, rindu untuk menolong, rawat anak-anaknya hamba allah, mereka yang susah cari makan, kenakan pakaian yang bagus, bukan boneka," ucap Buya Yahya.***(Firda Rachmawati)


Editor : inilahkoran