Cara Indah Nabi Hadapi Istri yang Terbakar Cemburu, Buya Yahya: Perempuan Hatinya Sangat Halus

Buya Yahya menjelaskan satu cara indah dari nabi dalam menghadapi istri yang sedang terbakar cemburu. Apa?

Cara Indah Nabi Hadapi Istri yang Terbakar Cemburu, Buya Yahya: Perempuan Hatinya Sangat Halus
Buya Yahya menjelaskan satu cara indah nabi saat menghadapi istri yang terbakar cemburu.

INILAHKORAN, Bandung- Buya Yahya mengungkap satu cara indah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam menghadapi istri yang sedang terbakar cemburu.

Kata Buya Yahya, seorang suami haruslah pintar dalam bersikap di saat sang istri terbakar cemburu. Salah satunya, mencontoh apa yang dilakukan nabi.

Andai bisa meniru cara nabi dalam meredam amarah istri yang terbakar cemburu, kata Buya Yahya, maka suami tersebut bakal mendapatkan hikmah dan faedah luar biasa.

Baca Juga: Inilah Daftar Pemain Persib di Putaran Kedua Liga 1 2021-2022

Buya Yahya menjelaskan, Allah Ta'ala menciptakan kodrat perempuan sebagai manusia pencemburu. Yang mudah merasa marah dan sedih.

Sehingga ketika ia menampakan kemarahannya kepada suami dengan hal yang kita anggap biasa saja. Perempuan mudah marah karena hatinya sangat halus.

Buya Yahya mengatakan dalam kanal Youtubenya Al-Bahjah TV, sering kali kemarahan itu tidak tersampaikan dengan lisan tapi nampak dari sifat.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 5 Januari 2022: Keysha Terbukti Bukan Anak Nino, Ricky Bahagia?

“Ketika itu para suami jangan mengatakan “andai bukan dia”, tapi ketahuilah istrimu maha sempurna,” jelas Buya Yahya.

Kisah Nabi Muhammad SAW, saat ibunda Aisyah cemburu melihat ada hidangan makanan dari para tamu Nabi bisa dijadikan pelajaran berharga.

Ketika itu, Aisyah yang terbakar cemburu langsung menumpahkan makanan yang awalnya hendak dia suguhkan untuk para tamu.

Baca Juga: Andai Bangkit dari Kubur, Syekh Ali Jaber Sebut Arwah Orang Meninggal Mengemis pada Allah untuk Amalkan Ini

Tapi Nabi saat itu tidak marah dan hanya berkata “Sesungguhnya ia hanya sedang cemburu.”

“Kalo tidak cemburu, bukan perempuan dia,” tambah Buya Yahya.

Ketika istri cemburu jangan dihancurkan hatinya dengan memarahinya, tapi pahami kecemburuan itu dengan menghiburnya seperti Nabi Muhammad SAW. ***(Lia Kamilah)

 


Editor : inilahkoran