Bacakan Doa Saat Wudhu, Ustadz Adi Hidayat Ajarkan Lafadz-nya yang Bikin Dosa-dosa Berguguran

Menurut Ustadz Adi Hidayat, doa saat wudhu bisa membuat seseorang yang mengamalkannya dapat ampunan dari Allah Ta'ala.

Bacakan Doa Saat Wudhu, Ustadz Adi Hidayat Ajarkan Lafadz-nya yang Bikin Dosa-dosa Berguguran
Ustadz Adi Hidayat mengajarkan doa saat wudhu yang bisa membuat dosa-dosa berguguran.

INILAHKORAN, Bandung- Ustadz Adi Hidayat mengajarkan doa saat wudhu yang bakal menghapus dosa-dosa kita.

Menurut Ustadz ADi Hidayat, doa saat wudhu bakal membuat siapapun yang mengamalkannya meraih ampuan dari Allah Ta'ala.

Selain itu, lanjut Ustadz Adi Hidayat, doa saat wudhu menandakan seseorang sedang berusaha bertaubat atas segala dosa yang telah dilakukan.

Baca Juga: Ini Alasan KPK Perpanjang Penahanan Mantan Wali Kota Banjar Herman Sutrisno

Ustadz Adi Hidayat dalam kanal Youtube Al-Akhyar TV menjelaskan bahwa saat berwudhu itu dosa-dosa kita dibasuh oleh air yang menyentuh beberapa anggota tubuh.

“Dosa apa yang dilakukan mulut, tangan, dan kaki itu harus diingat. Jadi sambil wudhu itu kita memohon ampunan atas dosa tersebut,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Maka, Ustadz Adi Hidayat mengajarkan lafadz doa yang dibaca ketika selesai wudhu berikut ini:

Baca Juga: Faedah Dahsyat Baca Doa Saat Dipuji! Ustadz Syafiq Riza Basalamah: Dosa-dosa Diampuni

Allahummaj’alni minattaubina 

Artinya: Yaallah jadikan saya termasuk orang taubat.

Menurut Ustadz Adi tidak masuk logikanya, baru selesai wudhu tapi doanya taubat. Ternyata memang di dalam wudhu tersebut dosa-dosa kita berguguran.

“Kalau ga inget dosa pada saat wudhu itu rugi, hanya buang-buang air saja,” lanjutnya.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Selasa 11 Januari 2022, Irvan Terus Atur Strategi untuk Hancurkan Keluarga Alfahri

Waj’alni minal mutathohhirin, lanjut Ustadz Adi Hidayat, jika sudah selesai wudhunya itu kembali suci. Pakaian juga harus bersih, seluruh badan bersih juga.

Apabila bisa mengerjakan wudhu dengan baik, maka akan naik status kita.

“Disebut langsung oleh Al-Quran sebagai hamba yang dicintai oleh Allah, QS Al-Baqarah ayat 222,” pungkasnya.***(Lia Kamilah)

 


Editor : inilahkoran