Heboh Orang Klaim Diri Idap OCD Tanpa Periksa, Ini Arti Sebenarnya dan Cara Menyembuhkan OCD!

Warga Tiktok dibuat heboh karena video Aliando Syarief yang beberapa waktu lalu mengaku mengidap Obsessive Complusive Disorder (OCD).

Heboh Orang Klaim Diri Idap OCD Tanpa Periksa, Ini Arti Sebenarnya dan Cara Menyembuhkan OCD!
Ilustrasi Heboh Orang Klaim Diri Idap OCD Tanpa Periksa, Ini Arti Sebenarnya dan Cara Menyembuhkan OCD!

INILAHKORAN, Bandung- Warga Tiktok dibuat heboh karena video Aliando Syarief yang beberapa waktu lalu mengaku mengidap Obsessive Complusive Disorder (OCD).

Semua orang menjadi aware dengan OCD dan bahkan mengaku bahwa mereka juga mengidap penyakit yang sama.

Namun yang disayangkan adalah kebanyakan orang langsung mendiagnosa sendiri tanpa mengetahui arti sebenarnya dari OCD tersebut atau memeriksa ke Psikolog.

Baca Juga: Jangan Loyo! Isi Weekend Kamu dengan 3 Rekomendasi Olahraga Diluar Ruangan Ini Supaya Sehat

Dikutip dari akun Tiktok andripsikomatik, seorang Psikolog bernama Andri menyampaikan bahwa OCD termasuk dalam gangguan kecemasan.

“Hal tersebut ditandai dengan adanya pikiran yang menggangu terkait dengan kebersihan, menghitung, dan mengecek,” jelas Andri.

Pengidap OCD sering kali membersihkan sesuatu yang padahal tidak kotor, mengecek dan menghitung secara terus menerus.

Baca Juga: Demo GMBI Dua Orang Positif Covid-19

“Khawatir terhadap kuman atau sesuatu yang menempel di benda yang ia pakai,” lanjutnya.

Perilaku ini biasanya berulang dilakukan karena selalu merasa tidak sempurna.

Misalnya seseorang tidak yakin sudah mengunci pintu atau belum ia akan terus mengecek apakah sudah terkunci secara berulang.

Lalu orang selalu yang mencuci tangan karena khawatir ada kuman ditangannya. Itu pun dilakukan berulang dan menjadikan tangan kering.

Baca Juga: Tinjau Lokasi IKN, Kapolri Pastikan Proses Pembangunan Berjalan Lancar

Menurut Andri OCD adalah gangguan kejiwaan yang sulit disembuhkan, biasanya harus menggunakan obat dosis tinggi daripada gangguan jiwa lainnya.

Dan pada beberapa kasus, pengidap OCD juga harus mendapatkan perawatan khusus atau terapi supaya pikiran obesesifnya tidak muncul.***(Lia Kamilah)

 


Editor : inilahkoran