Awali Bulan Rajab dengan Muhasabah Diri, Ustadz Evie Effendie: Kita Sibuk Kejar Dunia, Dunia Meninggalkan Kita
Saat kita melakukan dosa, yang dipikirkan hanya tentang kenikmatan saja bahwa besok masih ada waktu untuk taubat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Saat kita melakukan dosa, yang dipikirkan hanya tentang kenikmatan saja bahwa besok masih ada waktu untuk taubat.
Melakukan dosa seperti menepuk lalat yang hinggap di hidung, begitu mudahnya.
Hari ini orang berbondong-bondong mengejar dunia dengan kemaksiatan, padahal di bulan Rajab banyak Allah berkahi mereka yang menghindari kemaksiatan.
Tapi tahukah kita bahwa tidak ada jaminan akan hidup sampai besok hari?
Baca Juga: Sinopsis Ghost Doctor Episode 11 Rabu 2 Februari 2022: Jang Se Jin Datangi Psikiater Karena Hal Ini
Jangankan besok hari, satu jam setelah berbuat dosa pun tidak ada yang tahu kapan ajal akan menjemput.
Maka dari itu Ustadz Evie Effendie senantiasa mengajak muhasabah diri untuk mengawali bulan Rajab supaya mengingat kematian sudah dekat.
Dikutip dari Tiktok videodakwah, ia mengungkapkan keganasan manusia yang sibuk mengejar dunia.
“Kita sibuk mengejar dunia, padahal dunia sibuk meninggalkan kita,” jelas Ustadz Evie Effendie.
Baca Juga: Sudah Tahu Belum? Ini Bacaan Doa di Pagi Hari Supaya Rizki Berlimpah
Baca Juga: Laga Persib Bandung vs PSM Makassar Ditunda, Cek Disini Penyebabnya!!
Menurutnya manusia diciptakan untuk akhirat, tapi manusia malah bergegas mengejar dunia yang tidak berarti.
“Allah itu menciptakan kamu untuk kehidupan di akhirat, dunia hanya sekejap mata saja,” tambahnya.
Lalu apa yang membuatmu yakin bisa berumur panjang?
Yang menjadi masalah bukan bagaimana keadaan kita ketika mati, tapi bekal apa yang sudah kita siapkan untuk mati.
Baca Juga: Persib Cuma Punya 14 Pemain, Laga Persib Vs PSM Gagal Tanding
“Sifat dunia itu meninggalkan dan ditinggalkan oleh kita, jangan terlena,” tambahnya lagi.
Ketika sudah terlena dengan dunia dan berbuat dosa seolah ada hari besok untuk bertaubat, maka ketahuilah itu adalah sifat paling merugi.
Diakhir video, Ustadz asal Bandung ini juga mengajak jamaahnya untuk fokus menggapai ridho Allah SWT, maka urusan dunia pun akan mengikuti.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


