Lupa Niat dan Sahur, Puasanya Sah Tidak? Simak Penjelasannya

Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk makan sahur sebelum menjalankan ibadah puasa. Bahkan, Rasulullah SAW menyebut sahurnya orang

Lupa Niat dan Sahur, Puasanya Sah Tidak? Simak Penjelasannya
Niat puasa.

INILAHKORAN, Bandung - Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk makan sahur sebelum menjalankan ibadah puasa. Bahkan, Rasulullah SAW menyebut sahurnya orang berpuasa bernilai ibadah dan membawa keberkahan. Kemudian ibadah puasa termasuk kategori ibadah mahdah yang pelaksanaannya sangat tergantung dengan niatnya.

Namun bagaimana jika umat Islam lupa berniat san tidak makan sahur, apakah puasanya tetap sah? Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah, Cirebon, KH  Yahya Zainal Ma'arif atau Buya Yahya menjelaskan, merujuk jumhur ulama umat Islam yang berpuasa tetapi tidak niat dan tidak sahur, maka puasanya dianggap tidak sah.

"Bagi siapa pun yang tidak berniat di malam hari, tidak menginapkan niat di malam hari, dan juga tidak sahur. Maka puasanya tidak sah menurut jumhur ulama," ujar Buya Yahya, dikutip dari salah satu ceramahnya yang disiarkan di akun Al-Bahja TV di YouTube.

Baca Juga: MasyaAllah! Ini Keutamaan Puasa Ramadhan, Ustadz Khalid Basalamah: Allah Langsung yang Urus Pahalanya

Namun, menurut Buya Yahya, bagi umat Islam yang awam, ada fatwa yang paling sesuai dengan keadaan mereka. Kata dia, Sayyid Alwi Assegaf Mufti Makkah waktu pernah mengingatkan, untuk orang awam perlu memberikan fatwa yang paling sesuai dengan keadaan mereka. Apabila memang kasus orang tersebut benar-benar lupa, dan lupanya bukan karena disengaja.

"Maka jawabnya, lanjutkan (puasa), dan ikut mazhab imam Abu Hanifa yang memperkenankan niat di pagi hari," tutur Buya Yahya.

Sedangkan bagi umat Islam yang lupa makan sahur saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, kata Buya Yahya, tidak membatalkan puasanya. Karena hukum dari sahur sendiri adalah sunnah bukan wajib. Bahkan waktu sahur semakin mendekati shalat subuh semakin bagus.

“Puasanya tetap sah yang penting sudah niat di malam hari. Sahur adalah sunnah bukan wajib,” terang Buya Yahya.***


Editor : inilahkoran