Jangankan Diajak Bicara, 3 Golongan Ini Tidak Akan Allah Pandang di Akhirat, Ustadz Abdul Somad: Merana!
Saat di akhirat nanti akan ada golongan yang tidak akan Allah ajak bicara dan tidak disucikan dosanya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Saat di akhirat nanti akan ada golongan yang tidak akan Allah ajak bicara dan tidak disucikan dosanya.
Bahkan tidak dipandang sedikit pun oleh Allah dan mendapatkan azab yang sangat pedih dariNya, kata Ustadz Abdul Somad dalam akun Instagram @kajian_ustadzabdulsomad.
Ada 3 golongan tidak dipandang oleh Allah di akhirat, simak berikut ini!
Baca Juga: Polisi Amankan Belasan Remaja Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam
- Sudah menikah tapi berzina (Syaikhun zanin)
Berselingkuh termasuk dalam melakukan zina. Mengkhianati pasangan sendiri sekaligus melakukan zina tidak akan dihapuskan dosanya oleh Allah SWT.
- Pemimpin yang berdusta (Malikun kadzab)
Jika yang bukan pemimpin berdusta, maka yang menerima efek atau azabnya hanya dirinya sendiri.
“Seorang suami sebagai kepada keluarga juga jika berdusta, maka yang menerima azab seluruh keluarganya,” jelas Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Sarangkan Dua Gol ke Gawang Persipura, Beckham Catatkan Rekor Pribadi
Tapi jika sudah pemimpin besar atau raja berdusta, maka semua rakyatnya akan mendapatkan azab atas doa raja tersebut.
Sebaliknya diakhirat akan ada golongan yang diselamatkan oleh Allah dari dosanya, yaitu pemimpin yang adil.
- Orang miskin yang sombong(‘Ailul mustakbir)
“Bukan harta yang ia sombongkan tapi tidak mau menerima nasihat dari orang lain dan menyepelekan bantuan,” lanjutnya.
Baca Juga: 2 Istri Rasulullah SAW Ini Wajib Kita Teladani, Ustadzah Oki Setiana Dewi: Pinter Cari Uang!
Kata Rasulullah SAW orang yang fakir bisa menjadi sombong karena merasa diri mampu dan malu menerima bantuan sedekah dari orang lain.
Orang seperti ini di dunianya sengsara dan diakhiratnya merana, menurut Ustadz Abdul Somad.
Ke-3 golongan yang tidak dipandang oleh Allah di akhirat nanti termasuk orang yang hidup di dunianya tidak menyadari dan meyakini adanya Allah.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


