Ini Ciri Suami Durhaka Terhadap Istri, Buya Yahya: Perlu Didiskusikan Sebelum Menikah!

Lalu suami akan menjadi durhaka jika tidak mengajari, mendidik, dan meminta istri untuk tidak menghomarti keluarganya, kata Buya Yahya.

Ini Ciri Suami Durhaka Terhadap Istri, Buya Yahya: Perlu Didiskusikan Sebelum Menikah!
Ini Ciri Suami Durhaka Terhadap Istri, Buya Yahya: Perlu Didiskusikan Sebelum Menikah!

INILAHKORAN, Bandung- Suami bisa menjadi durhaka terhadap istri apabila tidak memenuhi kewajibannya mencari nafkah.

Lalu suami akan menjadi durhaka jika tidak mengajari, mendidik, dan meminta istri untuk tidak menghomarti keluarganya, kata Buya Yahya.

Dikutip dari Al-Bahjah TV, ia menjelaskan bahwa suami yang hebat adalah mereka yang mampu memberi contoh dan mengajari istrinya supaya berbakti terhadap mertuanya.

Baca Juga: Usai Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Anak Angkat dan Keluarga Berebut Harta Warisan?

“Salah besar jika suami malah melarang kamu bertemu orang tuanya sendiri,” jelas Buya Yahya.

Karena setelah menikah, perintah suami adalah nomor 1 bagi istri. Ia harus menuruti segala permintaan suami selagi hal tersebut baik.

Caranya suami harus menasihati bahwa istri harus meminta izin terlebih dahulu jika ingin bepergian, tapi untuk urusan orang tua, bebaskan.

Baca Juga: Spoiler Forecasting Love and Weather Episode 4: Jin Ha Kyung dan Lee Shi Woo Jalin Hubungan Rahasia

“Biarkan dia tetap berbakti kepada orang tuanya, yang melahirkan dan merawatnya,” lanjutnya.

Suami juga tidak boleh lupa, perempuan itu bukan berasal dari tempat sampah yang sengaja dipungut lalu dijadikan istri.

Ia memiliki orang tua yang harus dihormati dengan memberikan kasih sayang, berupa perjumpaan atau bisa sedikit membantu perekonomian, menurut Buya.

Baca Juga: Para Dokter Kembali Lagi, 'Hospital Playlist' Beri Pengumuman Kejutan untuk Penggemar Drakor

Maka suami yang setelah menikah tetap membebaskan istri bertemu orang tuanya adalah suami hebat dan Allah menjamin surga untuknya.

Suami durhaka terhadap istri bisa dihindari dengan cara mendiskusikan sebelum menikah terkait masalah-masalah sensitif lainnya, seperti kebebasan bertemu orang tua.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran