Tips Memupuk Keikhlasan dalam Rumah Tangga! Ustadz Adi Hidayat: Siapkan Ini Sebelum Pernikahan

Rumah tangga yang diridhio oleh Allah itu hadir melalui pasangan suami istri yang menjalani ibadah pernikahan dengan ikhlas.

Tips Memupuk Keikhlasan dalam Rumah Tangga! Ustadz Adi Hidayat: Siapkan Ini Sebelum Pernikahan
Tips Memupuk Keikhlasan dalam Rumah Tangga! Ustadz Adi Hidayat: Siapkan Ini Sebelum Pernikahan

INILAHKORAN, Bandung- Rumah tangga yang diridhio oleh Allah itu hadir melalui pasangan suami istri yang menjalani ibadah pernikahan dengan ikhlas.

Ustadz Adi Hidayat memberikan Tips Memupuk Keikhlasan dalam rumah tangga supaya tercipta pernikahan impian, sakinah mawadah warahmah.

Dikutip dari Youtube Adi Hidayat Official, ia menjelaskan bahwa ujian pernikahan itu tidak main-main pasti sangat sulit dilewati.

Kuncinya berada pada keikhlasan yang harus dipupuk, simak tipsnya berikut ini!

Baca Juga: Spoiler Forecasting Love and Weather Episode 4: Jin Ha Kyung dan Lee Shi Woo Jalin Hubungan Rahasia

Luruskan niat segala proses perjalanan pernikahan murni hanya kepada Allah SWT. Dalam sholatnya, puasa, sedekah, dan ibadah lainnya yang dilakukan ketika berumah tangga.

“Ibadah haji yang pahala besar jika tidak diniatkan karena Allah, akan menjadi nol pahalanya,” kata Ustadz Adi Hidayat.

Rasulullah mengatakan bahwa akibat dari baik atau buruknya rumah tangga tergantung dari niat atau motivasinya awalnya dulu.

Baca Juga: Para Dokter Kembali Lagi, 'Hospital Playlist' Beri Pengumuman Kejutan untuk Penggemar Drakor

Cinta dalam hidup berumah tangga harus diarahkan kepada Yang Maha Kuasa. Jika berorientasi pada harta saja, maka berpotensi timbul pertengkaran.

“Makannya sebelum pernikahan kita dianjurkan untuk mempelajari bab pernikahan supaya benar niatnya,” lanjutnya.

Jelang 40 hari pernikahan, biasanya laki-laki menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan materi dan bab pernikahan tentang hak dan kewajibannya, disebut dengan mawaddah.

Baca Juga: Siap Joget di Tengah Hujan? 'Something in The Rain' Akan Diremake Versi India

Perempuan seharusnya belajar pada ibu atau guru mereka tentang hal-hal yang akan terjadi di rumah tangga dan bagaimana solusi menghadapinya.

Hal tersebut diberi tanda menggunakan pacar di kuku-kuku perempuan, makannya disebut dengan pacaran.

“Konteks pacaran dalam Islam dan yang saat ini terjadi, itu berbeda sekali,” lanjutnya lagi

Setelah bekal persiapan cukup dan niat pun sudah lurus karena Allah SWT. Semua unsur permasalahan dalam pernikahan sudah siap dihadapi.

Baca Juga: Punya Cucu Pertama, KD Ungkap Kondisi Aurel Hermansyah Pasca Melahirkan

Jadi tips memupuk keikhlasan dalam rumah tangga berada pada niat dari calon pasangan suami istri sebelum menikah.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran