Benarkah Membuang Pembalut Bekas Haid Sembarangan Bisa Diikuti Setan? Ini Penjelasannya

Ada mitos yang cukup populer mengenai pembalut bekas, yakni bila wanita membuang pembalutnya secara sembarangan dapat diikuti setan. Benarka

Benarkah Membuang Pembalut Bekas Haid Sembarangan Bisa Diikuti Setan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi pembalut

INILAHKORAN, Bandung - Haid adalah siklus bulanan bagi wanita yang sel telurnya tidak dibuahi oleh sperma. Tidak dibuahinya sel telur membuat dinding rahim menjadi luruh, peluruhan dinding rahim inilah yang kemudian dikeluarkan farji berupa darah.

Wanita haid dianggap sedang berhadas sehingga membuatnya dilarang melakukan aktivitas-aktivitas ibadah tertentu.Adanya larangan-larangan tersebut, membuat segelintir oknum masyarakat menyebarkan mitos-mitos seputar haid yang dalil rujukannya tidak jelas dan belum bisa dipastikan kebenarannya.

Celakanya, tidak sedikit wanita yang awam akan hal ini justru mempercayai mitos-mitos yang beredar.

Baca Juga: Apa Hukum Wudhu Mengenakan Sepatu atau Pembalut Luka?

Dikutip dari buku, ‘’Haid dan Kesehatan Menurut Ajaran Islam’’ yang diterbitkan oleh Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (LPLHSDA-MUI), berikut ini adalah mitos seputar haid dan faktanya berdasarkan rujukan dalil Alquran dan hadits:

Mitos membuang pembalut bekas sembarangan

Ada mitos yang cukup populer mengenai pembalut bekas, yakni bila wanita membuang pembalutnya secara sembarangan dapat diikuti setan. Benarkah demikian? Sebenarnya membuang pembalut bekas pakai itu diharuskan untuk menjaga kebersihan.

Membuang pembalut bekas sembarangan itu tidak higienis dan bisa menjadi sumber penyakit. Perbuatan ini dilarang agama karena menjadikan mudharat pada orang atau makhluk Allah lainnya. Setan menyukai manusia yang menentang perintah agama.***


Editor : inilahkoran