Cara Menghilangkan Rasa Takut dari Dosa Masa Lalu, Buya Yahya: Taubat Ibarat 2 Sayap pada Manusia

Semua manusia yang Allah ciptakan pasti memiliki masa lalu yang sulit dijalani hingga akhirnya berhasil melalui.

Cara Menghilangkan Rasa Takut dari Dosa Masa Lalu, Buya Yahya: Taubat Ibarat 2 Sayap pada Manusia
Cara Menghilangkan Rasa Takut dari Dosa Masa Lalu, Buya Yahya: Taubat Ibarat 2 Sayap pada Manusia

INILAHORAN, Bandung- Semua manusia yang Allah ciptakan pasti memiliki masa lalu yang sulit dijalani hingga akhirnya berhasil melalui.

Di masa-masa sulit tersebut, Allah SWT juga terkadang memberikan kerikil ujian untuk melihat seberapa kuat iman kita.

Manusia yang benar beriman kepada Allah akan yakin bisa melewati ujian tersebut. Tapi tidak bagi yang kurang beriman.

Baca Juga: PR Tak Kunjung Rampung, Ngatiyana Ingatkan Perusahaan Serap Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas

Malah akan lari pada perbuatan dosa yang jelas dilarang oleh Allah, kata Buya Yahya dalam Al-Bahjah TV.

Lalu Buya memberikan cara agar bisa cepat bertaubat dan melupakan masa lalu yang diselimuti dosa tersebut.

“Taubat ibarat 2 sayap dalam Islam yang masing-masing punya fungsi baik,” jelas Buya Yahya.

Baca Juga: Jelang Hari H, Jang Dong Gun akan Berpidato Sebagai Sahabat di Pernikahan Hyunbin dan Son Ye Jin

Fungsi sayap pertama sebagai sikap kita terhadap usaha untuk taubat di jalan Allah dan sungguh-sungguh dalam taubatnya.

Sedangkan sayap kedua adalah untuk menaruh harapan serta kepercayaan terhadap Allah bahwa dosa kita di masa lalu sudah diampuni.

“Karena Allah menjamin semua dosa diampuni jika benar taubatnya,” lanjutnya.

Supaya terhindar dari ketakutan dosa di masa lalu, cukup ingat dua cara tersebut yang juga harus ditanamkan dalam hati dari diri setiap hari.

Baca Juga: Heboh Soal Pawang Hujan, Berikut Islam Memandangnya, Ustadz Syafiq Riza Basalamah: Jangan Percaya!

Namun rasa takut pun tidak selalu berdampak negatif. Jadikan itu menjadi pengingat diri akan mati, yang berakibat pada rasa takut melakukan kemaksiatan lagi.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran